Kompas.com - 06/08/2021, 16:30 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk anak freepikIlustrasi vaksin Covid-19 untuk anak

KOMPAS.com - Anak-anak di atas usia 12 tahun sudah bisa menerima vaksin Covid-19. Namun, ternyata ada beberapa penyesuaian syarat vaksin Covid-19 untuk anak 12 tahun ke atas.

Penyesuaian ini berdasarkan surat edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dengan nomor HK.02.01/I/2007/2021. Surat ini berisi tentang vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan Covid-19.

Anak usia 12 sampai 17 tahun menjadi sasaran penerima vaksin berdasarkan rekomendasi dari Itagi. Itagi adalah Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional. Hal ini didasari semakin tingginya kasus Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: 5 Vaksin Covid-19 dengan Efikasi Tertinggi di Dunia

Namun, untuk memberikan vaksin pada kelompok ini, perlu adanya kejelasan skrining status kesehatan sebelum dilakukan vaksin. Hal ini merupakan langkah untuk mewujudkan pelayanan vaksinasi Covid-19 yang aman.

Jenis vaksin untuk anak 12 sampai 17 tahun

Vaksinasi Covid-19 bagi anak berusia 12 sampai 17 tahun menggunakan vaksin Sinovac. Langkah ini bisa dilakukan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan atau dilakukan di pos pelayanan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: 7 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Vaksin Covid-19

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syarat vaksin Covid-19 untuk anak 12 tahun ke atas

Berikut adalah syarat vaksin untuk anak sesuai dengan surat edaran Kemenkes:

  1. Suhu tubuh normal. Jika suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat Celcius, vaksinasi ditunda.
  2. Tekanan darah tidak boleh lebih dari 140/100 mmHg.
  3. Tidak mendapatkan vaksinasi apapun dalam waktu 1 bulan terakhir.
  4. Tidak pernah terkena Covid-19 sebelumnya atau telah lewat 3 bulan dari terakhir kali terkena Covid-19.
  5. Tidak kontak dengan pasien covid selama dua minggu terakhir.
  6. Tidak menderita demam, batuk, pilek, sakit menelan, atau diare selama 7 hari terakhir.
  7. Tidak menderita sesak napas, kejang, tidak sadar, berdebar-debar, perdarahan, hipertensi, dan tremor hebat dalam 7 hari terakhir.
  8. Tidak menderita gangguan imun, seperti autoimun, gizi buruk, HIV, dan keganasan.
  9. Tidak sedang dalam perawatan obat imunosupresan, serperti kortikosteroid.
  10. Tidak ada riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak, urtikaria, atau syok anafilaksis. Jika punya riwayat, maka vaksinasi harus dilakukan di rumah sakit.
  11. Tidak memiliki penyakit hemofilia atau kelainan pembekuan darah. Jika anak memilikinya, maka vaksin harus dilakukan di rumah sakit.

Baca juga: 5 Makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Vaksin Covid-19

Itu dia syarat vaksin Covidd-19 bagi anak 12 tahun ke atas. Sebaiknya tidak menunda proses vaksin karena kelompok usia ini sudah mendapatkan rekomendasi Kemenkes dan ini bisa membantu untuk mencegah Covid-19 dengan gejala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hewan Darat yang Pandai Berenang

5 Hewan Darat yang Pandai Berenang

Oh Begitu
Studi Ungkap Pohon di Perkotaan Turunkan Suhu Permukaan Tanah hingga 12 Derajat Celcius

Studi Ungkap Pohon di Perkotaan Turunkan Suhu Permukaan Tanah hingga 12 Derajat Celcius

Oh Begitu
Dokter Anak Tegaskan Pentingnya Melengkapi Imunisasi Dasar Sebelum Vaksin Covid-19

Dokter Anak Tegaskan Pentingnya Melengkapi Imunisasi Dasar Sebelum Vaksin Covid-19

Oh Begitu
10 Varian Covid-19 Beserta Gejalanya, dari Alpha hingga Omicron

10 Varian Covid-19 Beserta Gejalanya, dari Alpha hingga Omicron

Oh Begitu
Makan Buah Alpukat Lebih dari Satu, Studi Temukan Manfaatnya untuk Kesehatan

Makan Buah Alpukat Lebih dari Satu, Studi Temukan Manfaatnya untuk Kesehatan

Oh Begitu
Misterius, Ahli Temukan Mumi Terikat Tali dengan Tangan Menutupi Wajah

Misterius, Ahli Temukan Mumi Terikat Tali dengan Tangan Menutupi Wajah

Oh Begitu
Update Siklon Tropis Nyatoh, Bibit Siklon Tropis 94W dan 92S Beserta Dampaknya

Update Siklon Tropis Nyatoh, Bibit Siklon Tropis 94W dan 92S Beserta Dampaknya

Fenomena
Perbedaan Kupu-kupu dan Ngengat

Perbedaan Kupu-kupu dan Ngengat

Oh Begitu
Nama Varian Omicron, Mengapa WHO Melewatkan Dua Alfabet Yunani untuk Menamainya?

Nama Varian Omicron, Mengapa WHO Melewatkan Dua Alfabet Yunani untuk Menamainya?

Oh Begitu
Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W, dari Cuaca Ekstrem hingga Wilayah Berisiko Banjir

Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 94W, dari Cuaca Ekstrem hingga Wilayah Berisiko Banjir

Fenomena
5 Saran Epidemiolog untuk Pemerintah dalam Respons Omicron, Tingkatkan Surveillance Genomic

5 Saran Epidemiolog untuk Pemerintah dalam Respons Omicron, Tingkatkan Surveillance Genomic

Oh Begitu
Bagaimana Cara Menghitung Umur Bintang? Begini 3 Caranya

Bagaimana Cara Menghitung Umur Bintang? Begini 3 Caranya

Oh Begitu
Epidemiolog: Aturan Karantina Pelaku Internasional 7 Hari Bagus, tapi...

Epidemiolog: Aturan Karantina Pelaku Internasional 7 Hari Bagus, tapi...

Oh Begitu
Masker Katup Disebut Dalang Penularan Omicron di Hong Kong, Kok Bisa?

Masker Katup Disebut Dalang Penularan Omicron di Hong Kong, Kok Bisa?

Oh Begitu
Negara dengan Zona Waktu Terbanyak, Memiliki 12 Zona Waktu

Negara dengan Zona Waktu Terbanyak, Memiliki 12 Zona Waktu

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.