Kompas.com - 01/08/2021, 12:03 WIB
Menyebarnya Covid-19 varian Delta ternyata berdampak pula pada kenaikan kasus Covid-19 pada anak-anak. SHUTTERSTOCK/L JuliaMenyebarnya Covid-19 varian Delta ternyata berdampak pula pada kenaikan kasus Covid-19 pada anak-anak.


KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa varian Delta tidak secara khusus menargetkan infeksi pada anak-anak.

Hal itu disampaikan Pemimpin Teknis Covid-19 WHO Maria Van Kerkhove, pada Jumat (30/7/2021).

Van Kerkhove mengatakan bahwa bukti yang menunjukkan varian virus corona Delta ini sepertinya ditularkan di antara orang-orang yang membaur secara sosial.

Seperti diketahui, varian Delta adalah varian virus corona yang sebelumnya dikenal sebagai B.1.617.2 yang pertama kali terdeteksi di India.

Varian Delta yang diyakini memiliki kemampuan lebih menular, bahkan dibandingkan varian Alpha, kini telah mendominasi penularan Covid-19 di seluruh dunia.

Baca juga: Varian Delta yang Picu Lonjakan Covid-19 di Seluruh Dunia, Ini yang Perlu Diketahui

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

"Biar saya perjelas, kami tidak melihat varian Delta secara khusus menargetkan anak-anak," kata Van Kerkhove dalam konferensi pers WHO, seperti dilansir dari Medical Xpress, Minggu (1/8/2021).

Varian Delta kini telah terdeteksi di 132 negara di dunia. Bahkan, varian Covid-19 ini disebut lebih menular dibandingkan versi virus sebelumnya, termasuk varian virus SARS-CoV-2 lain yang menjadi perhatian.

Saat ini, badan kesehatan PBB mengatakan sedang dilakukan penelitian untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika varian Delta. Tak hanya itu, para ahli juga mencari tahu mengapa varian virus corona ini jauh lebih menular.

"Ada beberapa petunjuk bahwa varian Delta secara khusus menargetkan anak-anak, tetapi sebenarnya tidak demikian. Apa yang kami lihat adalah bahwa varian tersebut akan menargetkan mereka yang berbaur secara sosial," kata Van Kerkhove.

Baca juga: Mengapa Varian Delta Lebih Menular Dibandingkan Varian Virus Corona Lainnya?

 

Van Kerkhove menambahkan, "Apa yang kami lihat adalah varian yang beredar akan menginfeksi orang jika mereka tidak mengambil tindakan pencegahan yang tepat".

Tindakan pencegahan yang dimaksudkannya, yakni upaya-upaya seperti menjaga jarak fisik dan menghindari kerumunan di dalam ruangan yang memiliki ventilasi atau sirkulasi udara yang buruk dan padat.

WHO telah menerbitkan rencana yang merinci cara-cara agar sekola dapat dibuka kembali dan tetap aman bagi anak-anak.

"Tetapi kami (WHO) benar-benar perlu menurunkan transmisi (varian Delta) di masyarakat untuk memastikan bahwa mereka dapat membuka dengan aman," kata Van Kerkhove.

Baca juga: Varian Delta Lebih Menular dan Berbahaya dari Virus Corona Dominan



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.