Kompas.com - 23/06/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi vaksin AstraZeneca Shutterstock/Dimitris BarletisIlustrasi vaksin AstraZeneca

KOMPAS.com - Hasil penelitian terbaru menunjukkan, vaksin Covid-19 AstraZeneca efektif menekan risiko rawat inap karena varian Delta yang pertama kali diidentifikasi di India.

Hal ini disampaikan perusahaan AstraZeneca pada Selasa (22/6/2021).

Penting diingat, vaksin AstraZeneca lebih efektif melawan varian Delta dalam dosis penuh, dua kali suntik vaksin.

Baca juga: Amat Jarang, Siapa yang Berisiko Alami Pembekuan Darah Usai Vaksin AstraZeneca?

Dilansir dari Nature, Selasa (22/6/2021), dalam studi Public Health England (PHE) yang terbit pada 22 Mei 2021 menunjukkan, dosis tunggal vaksin AstraZeneca atau Pfizer mengurangi risiko seseorang mengembangkan gejala Covid-19 yang disebabkan oleh varian Delta sebesar 33 persen. Sementara efikasi untuk varian Alpha (dengan satu dosis) sebesar 50 persen.

Dosis kedua vaksin AstraZeneca meningkatkan perlindungan terhadap varian Delta hingga 60 persen, sementara perlindungan pada varian Alpha mencapai 66 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dua dosis suntikan Pfizer mengurangi risiko seseorang mengembangkan gejala terinfeksi varian Delta hingga 88 persen, sementara pada varian Alpha efikasinya mencapai 93 persen.

Bukti awal dari Inggris dan Skotlandia menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi varian Delta dua kali lebih mungkin berakhir di rumah sakit, dibandingkan dengan mereka yang terinfeksi varian Alpha.

“Data yang keluar dari Inggris sangat bagus, sehingga kami memiliki pemahaman tentang bagaimana varian Delta berperilaku,” kata Mads Albertsen, ahli bioinformatika di Universitas Aalborg di Denmark.

Dilansir dari Reuters, Rabu (23/6/2021), tim ilmuwan dari Universitas Oxford kemudian menyelidiki kemampuan antibodi monoklonal dalam darah orang yang sembuh dari Covid-19 dan mereka yang sudah divaksinasi AstraZeneca.

Studi Kesehatan Masyarakat Inggris itu menemukan bahwa orang yang telah mendapatkan satu dosis vaksin AstraZeneca memiliki kemungkinan 75 persen lebih kecil untuk dirawat di rumah sakit, dibandingkan dengan individu yang tidak divaksinasi.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X