Kompas.com - 12/04/2021, 18:02 WIB
Ilustrasi makanan kemasan untuk take away dan delivery menu buka puasa dari hotel. SHUTTERSTOCK/CHEBERKUSIlustrasi makanan kemasan untuk take away dan delivery menu buka puasa dari hotel.


KOMPAS.com- Dalam hitungan hari, umat muslim di Indonesia akan melaksanakan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah di tahun 2021 ini. Ahli ingatkan pentingnya porsi asupan makan dan gizi yang baik saat sahur maupun berbuka puasa.

Meskipun pemerintah belum memberikan keterangan resmi kapan 1 Ramadhan akan dimulai, tetapi masyarakat yang menjalankannya harus mempersiapkan diri dengan baik.

Apalagi, Ramadhan tahun ini menjadi kali kedua umat muslim di hampir seluruh dunia merasakan berpuasa di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir hingga sekarang.

Oleh karena itu, meningkatkan dan mempertahankan imunitas menjadi hal yang penting agar ibadah puasa bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta terhindar dari infeksi Covid-19 yang ada.

Dokter Spesialis Gizi Klinik Primaya Hospital Tangerang, dr Yohan Samudra menyarankan agar masyarakat yang akan berpuasa, baik itu ketika sahur maupun berbuka puasa tetap mengonsumsi asupan gizi seimbang ini.

Baca juga: Suka Makan Pedas Saat Sahur dan Buka Puasa? Ini Efek dan Cara Meminimalisasinya

 

Berikut beberapa bahan makanan yang termasuk dalam nutrisi karbohidrat, protein, lemak serta serat dan vitamin.

1. Kabohidrat

  • Nasi
  • Ubi, singkong atau talas
  • Kentang
  • Pisang
  • Jagung
  • Kurma
  • Kacang merah
  • Bit
  • Nasi merah
  • Oat
  • Apel
  • Mangga
  • Jeruk
  • Gandum

2. Protein hewani dan nabati

  • Telur
  • Daging Ayam
  • Ikan
  • Daging Sapi
  • Kacang-kacangan
  • Udang
  • Keju
  • Almond
  • Dada Kalkun
  • Susu
  • Yogurt
  • Brokoli
  • Tuna
  • Biji labu
  • Edamame

Baca juga: Tubuh Lemas Saat Puasa, Ini Saran Asupan Makanan dari Ahli Gizi

3. Serat dan vitamin

  • Berbagai jenis sayuran
  • Semua jenis Buah-buahan

4. Lemak 

  • Alpukat
  • Minyak kelapa
  • Kuning telur
  • Minyak samin (Ghee)
  • Salmon
  • Kacang
  • Minyak zaitun
  • Chia seed
  • Dark chocolate
  • Ikan
  • Keju

"Sel imun kita itu dibuatnya dari protein juga, dan memperkuatnya dengan vitamin (banyak terdapat di bauh dan sayur)," ujarnya.

"Jadi harus ada protein dari hewani maupun nabati, juga vitamin dan mineral yang bisa didapatkan dari buah dan sayur," imbuhnya.

Namun, tidak boleh juga mengabaikan nutrisi karbohidrat yang dibutuhkan sebagai sumber energi bagi tubuh.

Makan makanan mengandung karbohidrat dapat membantu metabolisme lemak dan protein selama puasa, sehingga dapat mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang berlebihan.

Baca juga: Saat Puasa, Ahli Gizi Ingatkan Jangan Olahraga Sebelum Berbuka

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X