Kompas.com - 08/03/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi obat arthritis, obat radang sendi untuk pengobatan pasien Covid-19, obat Covid-19. Studi temukan obat untuk radang sendi dapat menurunkan risiko kematian pada pasien Covid-19 yang sakit parah. SHUTTERSTOCK/PCPartStudioIlustrasi obat arthritis, obat radang sendi untuk pengobatan pasien Covid-19, obat Covid-19. Studi temukan obat untuk radang sendi dapat menurunkan risiko kematian pada pasien Covid-19 yang sakit parah.


KOMPAS.com - Tak hanya vaksin yang diperlukan untuk mengatasi pandemi virus corona. Obat Covid-19 juga mulai memasuki uji coba dan data awal menunjukkan hasil yang menjanjikan.

Pengembangan obat untuk terapi bagi pasien Covid-19 juga mulai dilakukan sejumlah perusahaan farmasi. Salah satunya raksasa farmasi Jerman, Merck, dan mitranya dari Amerika Serikat.

Seperti dilansir Medical Xpress, Senin (8/3/2021), perusahaan farmasi ini melaporkan hasil yang menjanjikan terkait uji coba obat yang diberikan secara oral untuk melawan Covid-19 yang diumumkan pada Sabtu (6/3/2021).

Para peneliti di perusahaan farmasi ini mengatakan bahwa obat Covid-19 oral tersebut dapat membantu mengurangi viral load atau jumlah virus corona pada pasien yang terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Kabar Baik, Obat Covid-19 Kalbe Farma Masuki Uji Klinik Fase 2

 

"Pada saat ada kebutuhan yang tidak terpenuhi untuk perawatan antivirus terhadap SARS-CoV-2, kami didorong oleh data awal ini," kata Wendy Painter, kepala petugas medis dari perusahaan AS, Ridgeback Biotherapeutics.

Pada Januari lalu, Merck menghentikan pekerjaan mereka pada dua kandidat vaksin Covid-19.

Akan tetapi, masih meneruskan penelitian terhadap dua produk untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus corona tersebut.

Termasuk di antaranya, produk obat berbasis pil yang disebut molnupiravir, yang telah dikembangkan bersama Ridgeback Biotherapeutics.

Obat Covid-19 tersebut menyebabkan penurunan yang signifikan pada viral load virus corona yang menginfeksi pasien setelah lima hari pengobatan dengan obat ini dilakukan. Hal itu disampaikan pihak Merck dalam suatu pertemuan dengan para ahli penyakit menular.

Baca juga: WHO Tangguhkan Semua Percobaan Hidroksiklorokuin untuk Obat Covid-19

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Wanita, NASA Bakal Kirim Manusia Lain ke Bulan di Misi Artemis

Selain Wanita, NASA Bakal Kirim Manusia Lain ke Bulan di Misi Artemis

Oh Begitu
Studi: Varian Virus Corona Afrika Selatan Terobos Pertahanan Vaksin Pfizer

Studi: Varian Virus Corona Afrika Selatan Terobos Pertahanan Vaksin Pfizer

Fenomena
[POPULER SAINS] Gempa Susulan Malang Kemarin Pagi | Alasan Gorila Menepuk Dada

[POPULER SAINS] Gempa Susulan Malang Kemarin Pagi | Alasan Gorila Menepuk Dada

Oh Begitu
Jaga Daya Tahan Tubuh Anak saat Pandemi, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Jaga Daya Tahan Tubuh Anak saat Pandemi, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Kita
Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Ahli Ingatkan Prokes Ketat dan Guru Harus Sudah Divaksin

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Ahli Ingatkan Prokes Ketat dan Guru Harus Sudah Divaksin

Oh Begitu
Pria yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Enam Kali Lebih Tinggi Alami Difungsi Ereksi

Pria yang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Enam Kali Lebih Tinggi Alami Difungsi Ereksi

Oh Begitu
Fitur Mode Gelap pada Smartphone Disebut Baik untuk Kesehatan Mata, Benarkah?

Fitur Mode Gelap pada Smartphone Disebut Baik untuk Kesehatan Mata, Benarkah?

Kita
Mesir Temukan Kota Emas yang Hilang, Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu

Mesir Temukan Kota Emas yang Hilang, Warisan Firaun 3.000 Tahun Lalu

Oh Begitu
Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter hingga 13 April

Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter hingga 13 April

Oh Begitu
5 Olahraga untuk Wanita 40 Tahun Ke Atas, Agar Tetap Sehat dan Bugar

5 Olahraga untuk Wanita 40 Tahun Ke Atas, Agar Tetap Sehat dan Bugar

Kita
Mengapa Gorila Sering Pukul Dada Sendiri, Ini Penjelasannya

Mengapa Gorila Sering Pukul Dada Sendiri, Ini Penjelasannya

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Gempa M 6,7 Malang yang Terasa Hingga Yogyakarta dan Bali | Pewarna Biru Alami Ditemukan

[POPULER SAINS] Gempa M 6,7 Malang yang Terasa Hingga Yogyakarta dan Bali | Pewarna Biru Alami Ditemukan

Oh Begitu
M 5,5 Guncang Malang Terasa Hingga Yogyakarta, Gempa Susulan Ke-8

M 5,5 Guncang Malang Terasa Hingga Yogyakarta, Gempa Susulan Ke-8

Fenomena
Lagi, Gempa M 5,5 Guncang Malang Hari Ini Tak Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa M 5,5 Guncang Malang Hari Ini Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
Kemungkinan Gempa Malang Picu Gunung Api, BMKG: Bisa tapi Kecil

Kemungkinan Gempa Malang Picu Gunung Api, BMKG: Bisa tapi Kecil

Oh Begitu
komentar
Close Ads X