Kompas.com - 24/10/2020, 17:06 WIB
Ilustrasi sinusitis. SHUTTERSTOCKIlustrasi sinusitis.

KOMPAS.com - Anda pasti pernah mengalami hidung buntu yang disertai dengan rasa sakit atau tertekan di area pipi. Kondisi ini disebut dengan sinusitis.

Dilansir dari Web MD, (19/7/2020); sinusitis adalah peradangan pada jaringan yang melapisi sinus.

Sinus yang sehat hanya berisi udara. Namun, ketika sinus terisi air dan tersumbat, kuman bisa tumbuh dan menyebabkan infeksi.

Beberapa penyebab penyumbatan pada sinus adalah flu ringan, adanya polip pada hidung, kemudian pergeseran rongga hidung atau penyimpangan septum, hingga pembengkakakn pada lapisan hidung karena alergi (rinitis alergi).

Baca juga: Kenali Perbedaan Gejala Rinitis dan Sinusitis

Faktor risiko

Sinusitis lebih mungkin terjadi pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah, mengonsumsi obat-obatan yang menekan sistem kekebalan, atau memiliki masalah struktural pada sinus. Selain itu, orang merokok atau sedang terinfeksi juga lebih berpeluang mengalami sinusitis.

Pada anak-anak, sinusitis bisa terjadi bila dia tertular penyakit dari anak-anak lainnya, memiliki alergi, minum dari dot sambil berbaring telentang dan terpapar asap.

Tipe sinus dan gejalanya

Tergantung dari durasinya, ada empat tipe sinus: 

  • Sinusitis akut dimulai dengan gejala ringan seperti pilek, hidung tersumbat, dan nyeri wajah. Bisa terjadi tiba-tiba dan berlangsung selama 2-4 minggu.
  • Sinusitus subakut biasanya berlangsung selama 4-12 minggu.
  • Gejala sinusitus kronis berlangsung 12 minggu atau lebih.
  • Sinusitis berulang terjadi beberapa kali dalam setahun.

Baca juga: 5 Gejala Infeksi Sinus yang Penting Diketahui

Berikut adalah gejala sinus akut:

  • Sakit atau tekanan pada wajah
  • Hidung tersumbat
  • Pilek
  • Kehilangan penciuman
  • Batuk atau hidung tersumbat
  • Demam
  • Bau mulut
  • Kelelahan
  • Sakit gigi

Sementara itu, sinus kronis biasanya ditandai dengan gejala seperti:

  • Rasa tersumbat atau sakit pada wajah
  • Hidung buntu atau tersumbat
  • Nanah di rongga hidung
  • Demam
  • Pilek dan cairan ingus yang berwarna

Baca juga: Jangan Abaikan Vaksin Flu, Terserang Flu Saat Hamil Bisa Bahayakan Janin

Pencegahan

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terkena sinusitis, meskipun belum ada cara pasti untuk mencegah sinusitis secara total.

Pertama, jangan merokok dan hindari asap dari orang lain.

Kedua, saat musim dingin dan flu, sering-seringlah untuk mencuci tangan dan usahakan untuk tidak menyentuh wajah.

Ketiga, jika penyebab sinusitis Anda adalah alergi maka jauhilah hal-hal yang membuat Anda alergi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.