Aspal Bisa Jadi Penyebab Polusi Udara Saat Cuaca Panas, Kok Bisa?

Kompas.com - 04/09/2020, 07:02 WIB
ilustrasi masker shutterstockilustrasi masker

KOMPAS.com - Saat cuaca sedang panas terik, aspal jalanan dan atap gedung mengeluarkan lebih banyak aerosol organik sekunder (SOA) dibanding asap mobil.

Ini merupakan hasil studi terbaru yang mengamati wilayah South Coast Air Basin, California.

Selama ini, asap kendaraan bermotor disebut sebagai sumber polutan terbesar. Namun, SOA yang keluar dari aspal jalan mungkin tidak pernah dilaporkan sebagai masalah polutan di perkotaan.

Para peneliti yang terlibat dalam riset ini memperingatkan bahwa kita perlu memasukkan SOA dari aspal dan atap ketika akan membuat perhitungan kualitas udara di suatu wilayah.

Baca juga: Sumber Utama Polusi Udara Jakarta Ternyata Bukan Transportasi, Kok Bisa?

Hal ini perlu dilakukan untuk berjaga-jaga.

Jika misalnya emisi kendaraan bermotor turun, akan penting untuk melacak polutan sekunder seperti dari aspal jalanan.

Mungkin SOA yang dikeluarkan aspal dan atap lebih kecil dibanding polutan asap kendaraan, tapi ini disebut ahli tetap memengaruhi kesehatan masyarakat.

"Temuan utama kami adalah produk yang berhubungan dengan aspal juga mengeluarkan campuran senyawa organik yang substansial dan beragam ke udara. Ini berhubungan erat dengan suhu udara dan kondisi lingkungan lainnya," kata insinyur kimia dan lingkungan Peeyush Khare dari Universitas Yale seperti dilansir Science Alert, Kamis (3/9/2020).

Para peneliti bereksperimen dengan aspal yang dipanaskan di tungku tabung dengan suhu sekitar 40 derajat Celsius hingga 200 derajat Celsius. Suhu ini untuk menentukan tingkat SOA dalam kondisi panas yang dialami California.

Ditulis dalam jurnal Science Advances yang terbit Rabu (2/9/2020), jumlah kadar emisi SOA dapat berlipat dua kali lipat ketika berada di suhu yang awalnya 40 derajat Celsius menjadi 60 derajat Celsius, dan dapat terus meningkat selaras dengan kenaikan suhu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X