Kompas.com - 26/08/2020, 10:01 WIB
Ilustrasi konsumsi garam berlebih menyebabkan penyakit hipertensi. shutterstockIlustrasi konsumsi garam berlebih menyebabkan penyakit hipertensi.


KOMPAS.com- Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi sangat tergantung dengan konsumsi garam yang tinggi.

Penelitian Dietaru Approaches to Stop Hypertension (DASH)-Sodium menunjukkan adanya penurunan tekanan darah secara sistolik dan diastolik pada minggu kedua, serta bertahan sampai enam minggu seiring dengan adanya penurunan asupan garam (NaCl).

Rekomendasi pengurangan asupan natrium (Na) 2.000-2.300 mg atau asupan garam dibatasi 5-6 gram per hari dapat berpengaruh besar terhadap penurunan tekanan darah.

Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 menunjukkan, hipertensi merupakan masalah kesehatan di Indonesia yang menjadi penyebab kematian nomor tiga.

Baca juga: Batasi Gula, Garam, dan Lemak untuk Cegah Diabetes Saat Pandemi Corona

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikutnya, data Riskesdas 2013 dan Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi meningkat pada orang dewasa di Indonesia dari 25,8 persen menjadi 34,1 persen.

Riskesdas 2007 dan 2013 menyebutkan, penduduk Indonesia berusia di atas 10 tahun mengonsumsi garam harian cukup tinggi setiap harinya.

Melihat kondisi yang memprihatinkan tersebut, dokter spesialis gizi, dr Lindarsih Notowidjojo M.Nutr SC dalam ujian terbuka promosi doktor program doktor ilmu gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) akhirnya melakukan sebuah penelitian terkait garam rumput laut.

Disadari Lindarsih bahwa di Indonesia sendiri dalam usaha untuk mengurangi asupan garam tersebut, memiliki kendala utama berupa produk pengganti garam dengan kandungan Na rendah sangatlah terbatas.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.