Ledakan Lebanon, Bagaimana Amonium Nitrat Menghancurkan Kota?

Kompas.com - 08/08/2020, 20:24 WIB
Situasi di Beirut usai terjadi ledakan besar di gudang amonium nitrat, Rabu (5/8/2020). EPA/WAEL HAMZEH via BBC INDONESIASituasi di Beirut usai terjadi ledakan besar di gudang amonium nitrat, Rabu (5/8/2020).

KOMPAS.com - Ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8/2020) malam menewaskan lebih dari 100 orang dan melukai sedikitnya 4.000 orang.

Banyak yang beranggapan, ledakan itu disebabkan oleh gunang penyimpanan amonium nitrat dalam jumlah besar.

Ledakan awal menyulut api, sementara ledakan kedua menyebabkan awan jamur apokaliptik dan mengirimkan gelombang kejut ke seluruh kota. Ledakan ini meratakan bangunan dan melukai ribuan orang.

Amonium nitrat, yang digunakan dalam pupuk dan pembuatan bom, adalah garam yang terbuat dari amonium dan asam nitrat dan sangat mudah meledak.

Baca juga: Ledakan Lebanon, Apa Itu Amonium Nitrat dan Kenapa Sangat Berbahaya?

Semakin banyak amonium nitrat, atau NH4-NO3, semakin besar daya ledaknya.

Ada banyak laporan, amonium nitrat ini disimpan di pelabuhan.

Dalam pemberitaan The Washington Post, Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab bahkan mengatakan ada lebih dari 2.900 ton amonium nitrat disimpan di pelabuhan sejak 2014.

Diab juga mengatakan pejabat pelabuhan telah memperingatkan bahaya menyimpan begitu banyak bahan kimia peledak di pelabuhan.

Amonium nitrat sering ditambahkan untuk meningkatkan kandungan nitrogen pupuk.

Ini relatif stabil dalam banyak kondisi dan tidak mahal untuk diproduksi, membuat bahan kimia tersebut menjadi alternatif populer untuk sumber nitrogen lain yang lebih mahal.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X