Sejak 5 Agustus, Rentetan Gempa Sumba Mencapai 112 Kali

Kompas.com - 08/08/2020, 19:58 WIB

Gempa saat itu juga dirasakan hampir di seluruh Pulau Sumba seperti di Tambolaka, Waikabubak, Waingapu, dan Waitabula serta di Bima, NTB.

Rentetan gempa Sumba sejak 5 Agustus 2020. Hingga hari ini (8/8/2020), sudah ada 112 rentetan gempa Sumba.Dok. Daryono Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Rentetan gempa Sumba sejak 5 Agustus 2020. Hingga hari ini (8/8/2020), sudah ada 112 rentetan gempa Sumba.

"Sehingga rentetan aktivitas gempa yang terjadi petang hari ini masih merupakan bagian dari rangkaian aktivitas gempa susulan yang terjadi sejak 3 hari lalu," kata Daryono kepada Kompas.com, Sabtu (8/8/2020).

Hasil monitoring BMKG hingga 8 Agustus 2020 pukul 18.00 WIB, tercatat 112 kejadian gempa susulan, dengan aktivitas gempa dirasakan sebanyak 5 kali.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar/patahan lokal di dasar laut.

Hasil analisis mekanisme sumber ketiga gempa tersebut, menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan penyesaran turun (normal fault). Namun demikian sumber gempa ini belum terpetakan dalam peta tektonik.

Mitigasi gempa

"Semoga rentetan aktivitas gempa di Sumba ini segera berakhir dan tidak diikuti oleh gempa yang kekuatannya lebih besar," kata Daryono.

Daryono mengingatkan, wilayah Sumba dan sekitarnya merupakan daerah rawan gempa.
"Sehingga gempa dapat terjadi kapan saja dan belum dapat diprediksi secara akurat kapan terjadinya," imbuhnya.

Namun demikian, diharapkan masyarakat dapat melakukan upaya mitigasi bila suatu waktu terjadi gempa.

Baca juga: Berada di Lantai Atas saat Gempa, Lebih Baik Turun atau Berlindung?

Masyarakat perlu memahami cara selamat saat terjadi gempa, dengan cara segera mencari perlindungan diri.

Selain itu, masyarakat juga perlu menyiapkan bangunan tahan gempa dan membuat tata ruang pantai berbasis risiko bencana tsunami, termasuk memahami konsep evakuasi mendiri tsunami.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X