Seperti Apa Matahari Terbenam di Planet Lain? Ini Simulasi NASA

Kompas.com - 29/06/2020, 17:04 WIB
Ilustrasi matahari NASA/SDO (AIA)Ilustrasi matahari


KOMPAS.com- Pernahkah membayangan bagaimana rupa Matahari terbenam jika dilihat dari planet lain di Tata Surya? Apakah memiliki kesamaan dengan Bumi atau justru berbeda sama sekali?

Seperti dikutip dari Science Alert, Senin (29/6/2020) kini berkat pemodelan komputer NASA, terbenamnya Matahari di planet lain bisa Anda bayangkan jauh lebih nyata.

Ilmuwan planet Geronimo Villanueva, dari Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA di Greenbelt, telah menciptakan simulasi Matahari terbenam di Venus, Mars, Uranus, Titan satelit Saturnus, serta TRAPPIST-1e.

Baca juga: Simak Timelapse Pergerakan Matahari dalam 10 Tahun oleh NASA

Hasil simulasi memang di luar bayangan. Di Venus misalnya, Matahari terbenam akan nampak kuning terang memudar menjadi oranye, coklat, dan berangsur menghitam saat Matahari menghilang.

Simulasi juga tak hanya menyenangkan untuk ditonton. Hasil pemodelan ini pun juga memiliki sisi ilmiah yang dapat jadi masukan bagi penelitian selanjutnya.

Seperti misalnya misi ke Uranus. Masih banyak yang kita tidak tahu tentang planet tersebut. Dengan data dari simulasi tersebut, wahana antariksa akan memiliki panduan yang lebih baik dan bisa menilai komposisi atmosfer Uranus.

Tangkapan layar dari video simulasi Matahari terbenam di planet lain oleh ilmuwan planet Nasa. Tangkapan layar dari video simulasi Matahari terbenam di planet lain oleh ilmuwan planet Nasa.

Baca juga: Besok 21 Juni 2020 Gerhana Matahari Sebagian, Apa yang Bisa Dipelajari?

Sementara itu Matahari tenggelam di Mars punya perbedaan lain lagi. Mars adalah satu-satunya planet yang saat ini diketahui potensial untuk ditinggali manusia.

Simulasi menunjukkan kalau Matahari terbenam di Mars menciptakan perpaduan warna cokelat berlumpur dan selanjutnya kuning cerah ketika Matahari menghilang di balik cakrawala.

Baca juga: Fenomena Equinox di Mesir, Saat Matahari Terbenam di Bahu Sphinx

Namun simulasi ini justru berbeda dengan apa yang ditunjukkan oleh wahana penjelajah Curiosity.

Hari-hari di Mars dapat berakhir dengan semburat warna biru yang jelas karena debu mengacaukan gelombang radiasi infra merah.

Tapi jawaban pasti bagaimana rupa Matahari tenggelam di Mars tentu saja dengan pergi dan melihatnya sendiri.


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X