Pentingnya Peran Kaum Muda Lawan Virus Corona Pandemi Covid-19

Kompas.com - 08/04/2020, 09:02 WIB
Warga menggunakan masker saat melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia.

KOMPAS.com - Penyebaran virus SARS-CoV-2 sebagai penyebab pandemi Covid-19 menjadi kegelisahan dan kekhawatiran banyak kalangan, termasuk Indonesia.

Meski pemerintah sudah mengambil berbagai langkah strategis, tapi peran kaum muda untuk aktif memastikan advokasi kesehatan masyarakat disebut penting.

Kaum muda menjadi kelompok masyarakat sipil yang memiliki jangkauan luas dan sumber daya potensial untuk mendorong kebijakan yang efektif dalam memastikan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk mendorong peran kaum muda ini, Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Solidaritas Berantas COVID-19 (SBC), telah menerima aplikasi dari 267 kaum muda dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Bolehkah Berhubungan Seks Saat Pandemi Corona? Ini yang Harus Anda Tahu

Aplikasi tersebut akan memperkuat pendataan dan pengolahan materi advokasi agar kaum muda dapat ikut menyuarakan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah, terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Per Senin (6/4/2020), tercatat 62 perwakilan organisasi kaum muda dan individu dari 23 provinsi tergabung dalam koalisi Gerakan #GardaMudaBerantasCOVID19.

Ada pun, perwakilan organisasi kaum muda tersebut bergerak dalam dua batalion yang memiliki beberapa misi. Mulai dari pemetaan kasus dan kondisi implementasi kebijakan efektif di daerah, analisa rekomendasi kebijakan, serta kampanye kreatif.

Senior Advisor on Gender and Youth to the WHO DG, Diah Saminarsih menyampaikan bahwa peran kaum muda dalam situasi darurat kesehatan tidak dapat dikesampingkan.

Menurut dia, kaum muda memiliki kapasitas dan kesempatan untuk menciptakan lingkungan pemungkin (enabling environment) dalam situasi apa pun, termasuk dalam situasi darurat kesehatan.

"Mereka memiliki kecepatan, ketangguhan, kecerdasan, serta jejaring untuk menginisiasi inovasi berbasis teknologi sehingga memudahkan masyarakat bahkan pengambil keputusan atau kebijakan di daerah masing-masing," kata Diah dalam diskusi online bertajuk "Pelibatan Kaum Muda dalam Respon Darurat COVID-19 di Indonesia", Senin (6/4/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X