Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Summarecon Agung Raup Pendapatan Rp 5 Triliun, Laba Melonjak 110 Persen

Kompas.com - 01/11/2023, 11:30 WIB
Muhdany Yusuf Laksono

Penulis

KOMPAS.com - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan raihan pendapatan sebesar Rp 5,08 triliun dalam sembilan bulan tahun 2023.

Dikutip dari laman Keterbukaan Informasi BEI pada Selasa (31/10/2023), jumlah itu mengalami kenaikan sekitar 20,6 persen dari pendapatan periode yang sama tahun 2022 lalu Rp 4,21 triliun.

Sumber pendapatan Perseroan mencakup pengembangan properti Rp 3,18 triliun, properti investasi Rp 1,26 triliun, dan lain-lain Rp 638,6 miliar.

Pertama untuk pendapatan dari pengembangan properti bersama pihak-pihak berelasi, terdapat apartemen dengan raihan Rp 3,49 miliar.

Kemudian pendapatan dari pengembangan properti bersama pihak ketiga meliputi rumah Rp 2,51 triliun; bangunan komersial Rp 342,6 miliar; kavling Rp 227,4 miliar; apartemen Rp 62,2 miliar; perkantoran Rp 11,6 miliar; serta lain-lain Rp 22,7 miliar.

Baca juga: Kurang dari 2 Jam, Summarecon Raup Rp 230 Miliar dari Crystal Boulevard Signature Commercial

Lalu dari segi properti investasi bersama pihak-pihak berelasi meliputi mal dan retail Rp 37,5 miliar; perkantoran Rp 7,11 miliar; komersial dan lainnya Rp 4,57 miliar.

Sementara properti investasi bersama pihak ketiga meliputi mal dan retail Rp 1,14 triliun; perkantoran Rp 4,74 miliar; perkantoran Rp 18,7 miliar; serta hunian Rp 1,53 miliar.

Selanjutnya untuk pendapatan yang bersumber dari lain-lain bersama pihak-pihak berelasi di antaranya pengelolaan properti dan real estat Rp 88,6 juta, dan lain-lain Rp 10 miliar.

Sementara pendapatan yang bersumber dari lain-lain bersama pihak ketiga meliputi hotel Rp 303 miliar; pengelolaan properti dan real estat Rp 260,9 miliar; rekreasi Rp 45,3 miliar; serta lain-lain Rp 19,2 miliar.

Dengan kinerja itu, SMRA meraup laba bersih sebesar Rp 653 miliar per September 2023, melonjak sekitar 110 persen dari periode yang sama tahun 2022 lalu Rp 309,6 miliar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Mengenal Penthouse, Tipe Unit Paling Eksklusif di Apartemen

Apartemen
Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Tahun Ini, BPD DIY akan Salurkan 100 Unit KPR FLPP

Hunian
Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Pengembang Rumah Subsidi Desak Prabowo Bentuk Kementerian Perumahan Rakyat

Berita
Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Tahun Ini, Central Group Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lembata: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Tol Bocimi Kelar Diperbaiki Permanen Sebelum Libur Akhir Tahun Ini

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Manggarai Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Tengah: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Barat: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Sengkarut Korupsi Tol MBZ, Lelang Proyek Diatur, Kualitas Material Dipangkas

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Dompu: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Mengapa Setelah Dipel Lantai Rumah Justru Terasa Lengket?

Interior
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Bima: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kota Mataram: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lombok Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com