JAKARTA,KOMPAS.com - Gelombang panas telah menerpa sebagian besar negara di dunia, termasuk Jerman yang menghasilkan energi surya dalam jumlah besar.
Banyak orang mengira semakin panas suhu, maka panel surya bisa mendapatkan pasokan listrik dalam jumlah banyak.
Namun ternyata hal tersebut bisa mengurangi efektivitas kerja dari panel surya dan membuat pasokan listrik berkurang.
Seperti dikutip dari We Forum, salah satu perusahaan panel surya asal Amerika Serikat, CED Greentech mengatakan panas yang ekstrim dapat mengurangi kemampuan panel surya untuk menghasilkan tenaga listrik.
Bahkan suhu panas dapat mengurangi efisiensi output panel surya sebesar 10 hingga 25 persen, berdasarkan lokasi penempatannya.
Dalam proses produksi, panel surya biasanya diuji pada suhu 25 derajat celcius. Sel surya yang ada di dalam panel, bisa menghasilkan tenaga surya paling efisien dalam kisaran suhu ini.
Baca juga: Ilmuwan Australia Temukan Panel Surya yang Bisa Dicetak
Dampak panas pada panel surya berkaitan dengan hukum termodinamika, yakni hukum fisika tentang panas dan bagaimana pengaruhnya terhadap benda-benda.
Listrik yang dihasilkan oleh panel surya berasal dari aliran partikel yang disebut elektron di dalam sirkuit listrik.
Ketika suhu melonjak, elektron ini dapat memantul terlalu banyak sehingga kan mengurangi tegangan atau jumlah listrik yang dihasilkan.
Terlalu banyak panas juga mengurangi efisiensi panel surya, sebesar 0,5 poin persentase untuk setiap kenaikan suhu.
Cara terbaik untuk mengurangi dampak cuaca panas ekstrim adalah memasang panel surya beberapa meter dari atas atap. Ini memungkinkan aliran udara untuk mendinginkan panel.
Menggunakan panel surya yang dibuat dengan bahan reflektif berwarna terang juga dapat mengurangi jumlah panas yang diserapnya.
Baca juga: Panel Surya Bendungan Jatibarang Hasilkan Listrik 300 KWH
Komponen elektronik yang mengoperasikan panel surya dapat dipasang di area teduh untuk membantu mencegahnya menjadi terlalu panas.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.