Kompas.com - 06/06/2022, 12:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, keberadaan Pelabuhan Sanur akan beroperasi pada September 2022.

Sejauh ini, progres pembangunan Pelabuhan Sanur sudah mencapai lebih dari 80 persen.

Dengan beroperasinya infrastruktur tersebut diharapkan dapat menjadi penunjang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali.

“Kalau ini selesai, para penumpang tidak perlu masuk ke air lagi karena sudah ada dermaganya. Ini suatu potensi wisata yang luar biasa. Kita harapkan, ini bisa menjadi bagian dukungan perhelatan KTT G20 di Bali,” ujar Budi dikutip dari laman Kemenhub, Senin (6/6/2022).

Menhub mengatakan, pembuatan desain bangunan terminal penumpang Pelabuhan Sanur berkolaborasi dengan arsitek lokal Bali dengan gaya dan nuansa daerah tersebut.

Menurutnya, Pelabuhan Sanur akan menjadi titik konektivitas dari beberapa pulau lainnya seperti Nusa Penida, dan juga akan menambah daya tarik wisata.

Dalam setiap pembangunan infrastruktur transportasi yang dilakukan, Budi ingin memastikan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga: Indonesia dan Jepang Sepakat Kembangkan Kapasitas Pelabuhan Patimban

“Setiap pembangunan harus netes atau dapat dirasakan langsung manfaatnya. Tadinya, pelabuhan hanya seadanya. Sekarang, kita buat lebih modern dan sempurna sehingga memudahkan masyarakat,” tambah dia.

Kemenhub telah memulai pembangunan Pelabuhan Sanur sejak Desember 2020 yang meliputi pekerjaan jasa konsultansi dan konstruksi (fisik).

Pembangunan dilakukan dalam multi-years contract (MYC) atau kontrak tahun jamak 2020-2022 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kemenhub dengan total anggaran Rp 398 miliar.

Selain Pelabuhan Sanur, Kemenhub juga membangun dua pelabuhan lainnya yaitu Bias Munjul dan Sampalan.

Pembangunannya ini bertujuan dalam menghubungkan kawasan yang dikenal dengan sebutan Segitiga Emas yaitu Sanur, Nusa Penida, dan Nusa Ceningan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.