Kompas.com - 17/05/2022, 14:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap penjual rumah pasti ingin agar propertinya bisa laku dengan harga tinggi.

Karena itu wajar sebelum dijual, para pemilik rumah biasanya berupaya merapikan agar rumah dalam kondisi terbaik.

Bahkan, jika ada bagian rumah yang rusak, mereka pun tak segan akan segera merenovasinya.

Baca juga: Milenial, Manfaatkan Momentum IPEX 2022 untuk Berburu Rumah Pertama

Namun, tahukah Anda bahwa terdapat beberapa penyebab utama harga rumah seken bisa merosot saat dijual?

Berikut enam faktor yang dapat memengaruhi turunnya nilai jual rumah Anda:

1. Perbukitan dan lereng

Rumah yang terletak di perbukitan atau lokasi dengan

Rumah yang terletak di perbukitan atau lokasi permukaan yang miring tidak menjadi daya tarik konsumen.

Permukaan yang miring tidak menjadi daya tarik konsumen. Karenanya, harga atau nilai jual rumah dengan kondisi seperti ini tentu saja lebih rendah.

Sebaliknya, kebanyakan orang lebih memilih rumah dengan halaman belakan luas, dan permukaannya yang datar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.