Kompas.com - 17/05/2022, 14:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam dua hari terakhir atau mulai Minggu (15/5/2022) hingga Senin (16/5/2022), terjadi kecelakaan maut yang menewaskan tujuh orang di Jawa Barat.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Klari-Cikampek, Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Karawang, Jabar.

Tidak hanya di Jawa Barat, fenomena yang sama juga terjadi di Jawa Timur. Kali ini, berada di jalan tol.

Kecelakaan pertama terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jatim, tepatnya di Tol Trans Jawa KM 638+400 Jalur B, Desa Banaran Wetan, Kecamatan Bagor, pada Senin pagi.

Baca juga: Bagaimana Berkendara yang Aman dan Selamat di Jalan Tol?

Akibat kejadian ini, dua penumpang mobil Elf tewas di lokasi. Adapun para penumpang lain mengalami luka-luka.

Kecelakaan lainnya terjadi di Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), Kilometer 712+400 jalur A arah Surabaya, Jatim, Senin, sekitar pukul 06.00 WIB.

Akibat kecelakaan maut di Tol Sumo ini, sebanyak 13 orang tewas. Adapun 12 penumpang lainnya mengalami luka. 

Sejatinya, jalan telah dirancang untuk memberikan keamanan bagi para pengguna. Salah satunya bentuknya adalah dengan dibuat marka.

Marka adalah suatu tanda di atas permukaan jalan berbentuk garis yang berfungsi mengarahkan arus lalu lintas atau membatasi daerah kepentingan lalu lintas (lalin).

Secara umum, terdapat beberapa jenis marka jalan. Misalnya, garis utuh tunggal, ganda, maupun terputus-putus.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.