Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tujuh Ruas Tol Waskita Dibiayai Uang Rakyat Rp 7,9 Triliun

Kompas.com - 11/02/2022, 07:00 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Toll Road (WTR) akan menerima tambahan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2021 sebesar Rp 7,9 Triliun.

Hal ini disampaikan dalam acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan WTR tentang Rencana Penggunaan Dana Penyertaan Modal Negara 2021 pada Kamis (10/2/2021).

Dana ini akan diberikan kepada tujuh ruas tol yang dimiliki WTR yakni Ruas Tol Kayu-Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) Tahap 2, Ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung-Melayu (Becakayu) Seksi Koneksi Wiyoto-Wiyono dan Seksi 2A Ujung.

Kemudian Ruas Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2, Ruas Tol Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 2, Ruas Tol Pejagan-Pemalang, Ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) Seksi 4, dan Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Seksi 4.

Baca juga: Terima Dana PMN, Waskita Optimistis Tuntaskan 7 Tol Khusus

Direktur Utama WTR Septiawan Andri Purwanto menyampaikan dana PMN tersebut sebagian besar akan dipergunakan untuk percepatan penyelesaian konstruksi ruas-ruas tol, kebutuhan non-konstruksi, serta CDS di beberapa Badan Usaha Jalan Tol.

“Dengan dana PMN, WTR akan berupaya semaksimal mungkin agar program-program yang sedang berjalan konstruksinya dapat segera diselesaikan dan dapat segera beroperasi,” ujar Septiawan dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis (9/2/2022).

Selain itu, PMN yang diterima juga akan meningkatkan kinerja keuangan Badan Usaha Jalan Tol yang sudah beroperasi sebagian.

Hal ini tentunya juga akan berdampak pada positif perbaikan kinerja keuangan PT Waskita Toll Road dan PT Waskita Karya (Persero) tbk.

Sementara itu, Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono menyampaikan kepada WTR agar dana PMN yang akan diterima dapat dipergunakan sebaik-baiknya.

“Kami berharap dana PMN yang akan diterima oleh WTR dapat digunakan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, khususnya antar daerah menuju Jakarta,” jelasnya.

Destiawan mengingatkan, dana PMN merupakan uang rakyat, sehingga masyarakat harus dapat menikmati hasil dan manfaat dari pekerjaan yang berkualitas.

“Saya yakin teman-teman WTR dapat mewujudkan hal itu, karena masyarakat yang akan menilai,” tandas Destiawan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com