Yuk, Baca Aturan Terbaru Makan di Restoran Selama PPKM Jawa-Bali

Kompas.com - 19/01/2022, 20:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 di Jawa-Bali mulai tanggal 18 Januari hingga 24 Januari 2021 untuk meminimalisasi penularan virus corona.

PPKM ini diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 3 Tahun 2022 yang disahkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Senin (17/1/2022).

Salah satu hal yang diatur di dalamnya adalah mengenai pelaksanaan makan atau minum di tempat umum. Adapun beberapa aturan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Wilayah PPKM level 1

Warung makan, warteg, pedagang kaki lima dan lapak jajan

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat, dan
  • Maksimal pengunjung adalah 75 persen dari kapasitas tampung.

Restoran, rumah makan dan kafe di dalam gedung atau area terbuka

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat,
  • Maksimal pengunjung adalah 75 persen dari kapasitas tampung, dan
  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.

Restoran, rumah makan dan kafe dengan jam operasional mulai pukul 18.00

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 00.00 waktu setempat,
  • Maksimal pengunjung adalah 75 persen dari kapasitas tampung, dan
  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.

Wilayah PPKM level 2

Warung makan, warteg, pedagang kaki lima dan lapak jajan

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 21.00 waktu setempat,
  • Maksimal pengunjung adalah 50 persen dari kapasitas tampung, dan
  • Waktu makan maksimal 60 menit.

Restoran, rumah makan dan kafe di dalam gedung atau area terbuka

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 21.00 waktu setempat,
  • Maksimal pengunjung adalah 50 persen dari kapasitas tampung,
  • Waktu makan maksimal 60 menit, dan
  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.

Restoran, rumah makan dan kafe dengan jam operasional mulai pukul 18.00

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 00.00 waktu setempat,
  • Maksimal pengunjung adalah 50 persen dari kapasitas tampung,
  • Waktu makan maksimal 60 menit, dan
  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.

Wilayah PPKM level 3

Warung makan, warteg, pedagang kaki lima dan lapak jajan

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 21.00 waktu setempat,
  • Maksimal pengunjung adalah 50 persen dari kapasitas tampung, dan
  • Waktu makan maksimal 60 menit.

Restoran, rumah makan dan kafe di dalam gedung atau area terbuka

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 21.00 waktu setempat,
  • Maksimal pengunjung adalah 50 persen dari kapasitas tampung,
  • Waktu makan maksimal 60 menit,
  • Satu meja diisi maksimal oleh 2 orang, dan
  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.

Restoran, rumah makan dan kafe dengan jam operasional mulai pukul 18.00

  • Diizinkan buka dengan mematuhi protokol kesehatan sampai dengan pukul 00.00 waktu setempat,
  • Maksimal pengunjung adalah 25 persen dari kapasitas tampung,
  • Satu meja diisi maksimal oleh 2 orang, dan
  • Waktu makan maksimal 60 menit, dan
  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Konstruksi Berlanjut, Masjid Karya Ridwan Kamil di Makassar Digelontor Rp 45 Miliar

Konstruksi Berlanjut, Masjid Karya Ridwan Kamil di Makassar Digelontor Rp 45 Miliar

Konstruksi
Cara Praktis Mengatasi Saluran Pembuangan Air Kamar Mandi Tersumbat

Cara Praktis Mengatasi Saluran Pembuangan Air Kamar Mandi Tersumbat

Tips
Baru Dirilis, Cluster Evergreen di Gardens at Candi Sawangan Senilai Rp 1,2 Miliar

Baru Dirilis, Cluster Evergreen di Gardens at Candi Sawangan Senilai Rp 1,2 Miliar

Perumahan
Ketahui Batasan Luas Rumah Bersubsidi Beserta Fasilitas Pendukungnya

Ketahui Batasan Luas Rumah Bersubsidi Beserta Fasilitas Pendukungnya

Hunian
Sektor Properti Bangkit, Dwicitra Land Bakal Rliis Proyek Baru Akhir 2022

Sektor Properti Bangkit, Dwicitra Land Bakal Rliis Proyek Baru Akhir 2022

Perumahan
Menilik Timeline Target Penyelesaian Proyek KA Makassar-Parepare

Menilik Timeline Target Penyelesaian Proyek KA Makassar-Parepare

Berita
Jadi Venue Final Liga Champions, Desain Stade de France Terinspirasi Terminal Bandara JFK

Jadi Venue Final Liga Champions, Desain Stade de France Terinspirasi Terminal Bandara JFK

Arsitektur
Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar Diresmikan

Rumah Sakit Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar Diresmikan

Fasilitas
Cari Tahu Penyebab Saluran Pembuangan Air di Kamar Mandi Tersumbat

Cari Tahu Penyebab Saluran Pembuangan Air di Kamar Mandi Tersumbat

Tips
Ingin Pasang Solar Panel di Rumah? Perhatikan Hal Ini

Ingin Pasang Solar Panel di Rumah? Perhatikan Hal Ini

Tips
Mulai Sabtu Ini, Rute Perjalanan KRL Berubah, Catat Rinciannya

Mulai Sabtu Ini, Rute Perjalanan KRL Berubah, Catat Rinciannya

Berita
Terapkan Deretan Tips Jitu Ini Agar Rumah Kayu Anda Tak Diserang Rayap

Terapkan Deretan Tips Jitu Ini Agar Rumah Kayu Anda Tak Diserang Rayap

Umum
Aturan Baru Menginap di Hotel saat PPKM Level 1-3 Jawa dan Bali

Aturan Baru Menginap di Hotel saat PPKM Level 1-3 Jawa dan Bali

Berita
Tak Hanya Estetik, Ini Keuntungan Punya Rumah dari Materal Kayu

Tak Hanya Estetik, Ini Keuntungan Punya Rumah dari Materal Kayu

Hunian
Meski Jadi 'Pulau Lengkap', Masyarakat Pulau Maitara Masih Terimpit Persoalan Tanah

Meski Jadi "Pulau Lengkap", Masyarakat Pulau Maitara Masih Terimpit Persoalan Tanah

Berita
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.