Butuh Rp 77,14 Triliun untuk Pengadaan Tanah Jalan Tol hingga 2024

Kompas.com - 19/01/2022, 16:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan tol merupakan salah satu infrastruktur penting yang dihadirkan untuk memangkas jarak tempuh dari satu tempat ke tempat lain.

Namun anggaran yang dibutuhkan sangatlah besar, terutama untuk tahap awal konstruksi yakni pengadaan tanah.

Direktorat Jendral (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR menyampaikan, kebutuhan anggaran dari tahun 2022 hingga 2024 untuk pengadaan tanah Sektor Jalan Tol adalah sebesar Rp 77,14 triliun

Baca juga: Selesai Juni, Begini Kabar Terbaru Tol Cijago Seksi Pamungkas

Hal itu terungkap dalam pembahasan yang dilakukan Ditjen Bina Marga bersama Komite Percepatan Penyediaan Infrastuktur Prioritas (KPPIP) terkait dana pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2022.

Berdasarkan Rencana Alokasi Dana Pengadaan Tanah melalui LMAN Tahun Anggaran 2022, terdapat alokasi dana pengadaan tanah untuk PSN sebesar Rp 28,8 triliun.

Anggaran tersebut kemudian dibagi lagi untuk Sektor Jalan Tol sebesar Rp 24,048 triliun, Sektor Sumber Daya Air (SDA) sebesar Rp 4,454 triliun, dan Sektor Transportasi sebesar Rp  0,297 triliun.

Seperti dikutip dari situs KPPIP, Koordinator Project Management Office (PMO) KPPIP Sektor Jalan Kenwie Leonardo mengatakan, anggaran tersebut masih harus dipotong dengan komponen pendanaan lainnya. 

Mulai dari Dana Sisa Alokasi (SAL) serta pengembalian dana ke Sektor Transportasi dari Sektor Jalan Tol.

“Dana lain yang perlu dihitung adalah SAL sebesar Rp 3,3 triliun serta pengembalian dana ke Sektor Transportasi dari Sektor Jalan Tol sebesar Rp 1,282 triliun. Total dana pengadaan tanah untuk PSN Sektor Jalan Tol dialokasikan sebesar Rp 26,066 triliun,” ujar Kenwie.

Lebih lanjut, Kenwie menjelaskan, untuk tahun-tahun mendatang dibutuhkan dana pengadaan tanah Sektor Jalan Tol sebesar Rp 27,399 triliun pada tahun 202.

Kemudian Rp 13,723 triliun untuk tahun 2024 dari total kebutuhan dana pengadaan tanah Sektor Jalan Tol sebesar Rp 77,14 triliun

“Ke depannya akan dilakukan perincian kebutuhan untuk masing-masing Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk memastikan kebutuhan dana pengadaan tanah untuk setiap ruas PSN Jalan Tol,” tambahnya.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendalian Konsesi Kawasan Mangrove Dinilai Bisa Cegah Kerusakan

Pengendalian Konsesi Kawasan Mangrove Dinilai Bisa Cegah Kerusakan

Berita
Berapa Jarak Garis Sempadan Jalan?

Berapa Jarak Garis Sempadan Jalan?

Berita
Lika-Liku Transaksi Tol Nir-Sentuh MLFF, Diprakarsai Asing hingga Penegakan Hukum yang Disangsikan

Lika-Liku Transaksi Tol Nir-Sentuh MLFF, Diprakarsai Asing hingga Penegakan Hukum yang Disangsikan

Berita
Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Mudik Naik 28,1 Persen Dibanding November 2021

Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Mudik Naik 28,1 Persen Dibanding November 2021

Berita
Jalan Provinsi di Alor NTT Senilai Rp 28 Miliar Rusak Sebelum Tuntas Dikerjakan

Jalan Provinsi di Alor NTT Senilai Rp 28 Miliar Rusak Sebelum Tuntas Dikerjakan

Konstruksi
Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi, Hutama Karya Gelar Dua Program

Tingkatkan Kualitas SDM Konstruksi, Hutama Karya Gelar Dua Program

Konstruksi
WWRC Bangun Cabang Gudang Kimia Terbesar, Lokasinya di Suryacipta Karawang

WWRC Bangun Cabang Gudang Kimia Terbesar, Lokasinya di Suryacipta Karawang

Kawasan Terpadu
G20 di Belitung Butuh 125 Minivan hingga Internet Kecepatan Tinggi

G20 di Belitung Butuh 125 Minivan hingga Internet Kecepatan Tinggi

Berita
Lampaui Situ Gunung, Jembatan Gantung Rengganis Terpanjang se-Asia Tenggara

Lampaui Situ Gunung, Jembatan Gantung Rengganis Terpanjang se-Asia Tenggara

Berita
6 Perawatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menempati Rumah Baru

6 Perawatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menempati Rumah Baru

Umum
Dana Rp 1,13 Triliun Dikucurkan untuk Renovasi TMII

Dana Rp 1,13 Triliun Dikucurkan untuk Renovasi TMII

Fasilitas
Mengenal ITRW, Lembaga Pengawas Jalan Tol Independen di Indonesia

Mengenal ITRW, Lembaga Pengawas Jalan Tol Independen di Indonesia

Berita
Berlaku Akhir 2022, Ini Mekanisme MLFF, Pengendara Tak Perlu Tapping Kartu E-Toll

Berlaku Akhir 2022, Ini Mekanisme MLFF, Pengendara Tak Perlu Tapping Kartu E-Toll

Berita
Proyek PLTM Bintang Bano Ditawarkan via Skema KPBU, Tertarik Investasi?

Proyek PLTM Bintang Bano Ditawarkan via Skema KPBU, Tertarik Investasi?

Konstruksi
BPN Verifikasi 67.774 Hektar Lahan Sawah Dilindungi di Provinsi Bali

BPN Verifikasi 67.774 Hektar Lahan Sawah Dilindungi di Provinsi Bali

Berita
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.