[POPULER PROPERTI] Deretan Pengembang yang Paling Banyak Diadukan Konsumen Properti Sepanjang 2021

Kompas.com - 08/01/2022, 10:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Grahabuana Cikarang menjadi pengembang yang paling banyak diadukan konsumen ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sepanjang tahun 2021.

Diketahui, persentase laporan Grahabuana Cikarang sebesar 8 persen. Lalu, ada 23 pengembang lagi yang dilaporkan sebanyak 4 persen.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers YLKI dengan tajuk “Refleksi dan Bedah Pengaduan Konsumen 2021”, Jumat (7/1/2021).

Artikel ini menjadi yang terpopuler di kanal Properti Kompas.com, Sabtu (8/1/2022).

Lantas, apa saja 23 pengembang lainnya yang diadukan konsumen ke YLKI? Simak daftarnya di sini Grahabuana Cikarang Paling Banyak Diadukan Konsumen Properti Sepanjang 2021

Berita kedua yang menjadi populer adalah Populer Properti edisi sebelumnya yakni Jumat (8/1/2022).

Dalam edisi tersebut memuat rangkuman tiga berita teratas yang menjadi populer yaitu panjang Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap mencapai 206,65 kilometer.

Artinya, tol ini akan menggeser posisi Tol Bakauheni-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) menjadi yang terpanjang di Indonesia.

Kemudian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah merevitalisasi Pasar Johar di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/1/2022).

Sementara yang terakhir memuat berita terkait izin ribuan usaha tambang, kehutanan, dan hak guna usaha (HGU) perkotaan yang dicabut Jokowi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.