Cegah Jakarta Tenggelam, Tiga Sistem Penyediaan Air Minum Regional Dibangun

Kompas.com - 04/01/2022, 06:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memenuhi kebutuhan air dan mencegah tenggelamnya Provinsi DKI Jakarta, Kementrian PUPR akan membangun tiga Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (3/1/2021).

Seperti diketahui, pembangunan SPAM ini merupakan bagian dari penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) “Sinergi dan Dukungan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta”.

MoU tersebut ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pada Senin (3/1/2021).

Baca juga: Cegah Jakarta Tenggelam, Pempus dan Pemprov DKI Bersinergi Bangun SPAM

Menteri Basuki menegaskan penyediaan air minum ke semua lapisan masyarakat adalah kewajiban pemenuhan kebutuhan dasar. 

Kemudian penyediaan air minum perpipaan juga dilakukan untuk mengurangi ekstraksi air tanah dan merupakan salah satu solusi mencegah Jakarta tenggelam.

Karena itu, Kementerian PUPR berkomitmen untuk membangun 3 (tiga) SPAM Regional melalui skema KPBU.

Tiga SPAM tersebut adalah SPAM Regional Jatiluhur I dan SPAM Regional Karian-Serpong yang saat ini telah berjalan, serta SPAM Regional Djuanda/Jatiluhur II masih dalam tahap penyiapan.

“Dengan terbangunnya 3 (tiga) SPAM Regional tersebut, diharapkan dapat menambah kapasitas suplai air minum Provinsi DKI Jakarta sebesar 9.254 liter per detik,” ujar Basuki.

Kehadiran SPAM ini diprediksi dapat meningkatkan cakupan pelayanan sebesar 30 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.