Kompas.com - 25/11/2021, 13:22 WIB
Drainase pengendali banjir di sekitaran Sirkuit Mandalika Kompas.com/ArdiansyahFadliDrainase pengendali banjir di sekitaran Sirkuit Mandalika

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mengurangi risiko banjir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kementerian PUPR tengah membangun saluran pengendali banjir.

Dalam laman instagram resmi Kementrian PUPR, dikatakan proses konstruksi saluran pengendali banjir ini ditargetkan bisa selesai pada akhir 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kementerian PUPR (@kemenpupr)

Untuk diketahui, KEK Mandalika merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia.

Selain memiliki beragam destinasi wisata alam, di KEK Mandalika juga terdapat Pertamina Mandalika International Street Circuit, yang akan menjadi lokasi diselenggarakannya berbagai ajang olahraga balap internasional.

Baca juga: Diguyur Hujan Sirkuit Mandalika Tergenang, Siapa Bertanggung Jawab?

Pada Sabtu (20/11/2021), hujan deras yang mengguyur kawasan Mandalika, membuat sejumlah titik di area sirkuit tergenang air.

Hujan tidak hanya menggenangi area sirkuit, namun juga membuat air yang berada di luar sirkuit ikut meluap. Padahal saat itu, Race 1 World Superbike (WSBK) Indonesia akan segera digelar.

Hal itu membuat race 1 WSBK kemudian terpaksa ditunda ke keesokan harinya tepatnya di hari Minggu (21/11/2021).

Saluran drainase utama pengendali banjir KEK Mandalika sendiri memiliki panjang total 7,2 kilometer dengan kapasitas debit air sebesar 78 meter kubik per detik.

Saluran pengendali banjir KEK Mandalika berfungsi mengumpulkan aliran air dari Sungai Ngolang dan Sungai Soker untuk selanjutnya dialirkan ke Sungai Lagon.

Adanya saluran pengendali banjir ini sangat penting dan diharapkan akan mengurangi risiko banjir di area sirkuit dan KEK Mandalika.

Tahun lalu, proses pembangunan saluran pengendali banjir telah dimulai pembangunan saluran sepanjang 7 kilometer dan dilanjutkan pada Tahun Anggaran (TA) 2021 sepanjang 2 kilometer.

Pekerjaan pembangunan saluran pengendali banjir tahun ini ini meliputi penyempurnaan kegiatan tahun lalu, box culvert, dan saluran Sungai Soker sepanjang 305 meter.

Kemudian dilakukan juga pembangunan saluran ruas Novotel-Triputri sepanjang 1.200 meter, penataan Sungai Nandus sepanjang 1.230 meter, serta lanskap. Konstruksinya dilaksanakan oleh kontraktor PT Citra Putera La Terang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.