Kompas.com - 22/09/2021, 12:30 WIB
Petugas berjalan di depan ambulans di Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Minggu (18/7/2021). Pemerintah mulai mengoperasikan tower satu dengan kapasitas 553 kamar yang mampu merawat 1.659 pasien terpapar COVID-19 tanpa gejala dan bergejala ringan. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPetugas berjalan di depan ambulans di Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Minggu (18/7/2021). Pemerintah mulai mengoperasikan tower satu dengan kapasitas 553 kamar yang mampu merawat 1.659 pasien terpapar COVID-19 tanpa gejala dan bergejala ringan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah susun (Rusun) Pasar Rumput yang berlokasi di Jakarta Selatan dibangun untuk mengakomodasi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya warga terdampak normalisasi Sungai Ciliwung.

Hal itu sejalan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan antara Kementerian PUPR dan Pemprov DKI Nomor 001 dan Nomor 146 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Rumah Susun Pasar Rumput dalam Rangka Relokasi Masyarakat Sepanjang Daerah Aliran Sungai untuk Mendukung Penataan dan Normalisasi Sungai Ciliwung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Dinas (Kadis) Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan sesuai rencana awal Rusun Pasar Rumput akan diperuntukkan bagi warga yang terdampak normalisasi Sungai Ciliwung.

"Rencana awal penghunian rusun, sesuai PKS itu hunian diperuntukkan bagi warga terdampak normalisasi Kali Ciliwung," ujar Sarjoko kepada Kompas.com, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Ini Keistimewaan Rusun Pasar Rumput yang Diresmikan Jokowi, Fasilitasnya Lengkap

Rusun Pasar Rumput sendiri telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari lalu, tepatnya pada Senin (20/9/2021).

Peresmian itu dilakukan sekaligus dengan kios dan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) di rusun tersebut.

Meski telah diresmikan oleh Presiden, Sarjoko mengatakan hingga saat ini Rusun Pasar Rumput belum dapat dihuni.

Alasannya, tiga tower di rusun tersebut masih digunakan sebagai tempat cadangan bagi pasien isolasi Covid-19.

Pengunaan gedung ini sesuai Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 891 Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi isolasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengelolaan Lokasi Isolasi dalam Rangka Penanganan Covid-19.

"Sesuai Kepgub Nomor 891 Tahun 2021 untuk sementara ini belum bisa dilakukan penghunian karena Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Pasar Rumput menjadi salah satu tempat cadangan untuk isolasi pasien Covid-19," kata Sarjoko.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.