ITDC: Lahan Enclave Terakhir di The Mandalika Dikosongkan Pemiliknya secara Mandiri

Kompas.com - 03/08/2021, 11:00 WIB
Perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika di bulan April dok BBC IndonesiaPerkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika di bulan April

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengeklaim kegiatan pengosongan lahan dan bangunan pada lahan enclave milik warga atas nama Masrup di Dusun Ujung, Desa Kuta, Kec. Pujut, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dilakukan.

Lahan enclave merupakan lahan yang terletak di sebuah kawasan namun belum pernah dibebaskan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis ITDC Arie Prasetyo mengatakan, lahan tersebut merupakan enclave terakhir atau yang disebut dengan titik akhir di area Jalan Kawasan Khusus (JKK) atau Sirkuit The Mandalika.

"Kegiatan pengosongan lahan ini telah dilakukan pada Kamis, 22 Juli 2021 lalu," kata Arie dalam keterangannya seperti dikutip melalui laman resmi Itdc.co.id, Senin (02/08/2021).

Baca juga: Tol Udara The Mandalika Diresmikan, Dukung World Superbike dan MotoGP

Arie menjelaskan, kegiatan pengosongan lahan dan pembongkaran bangunan di atas lahan yang termasuk dalam penlok I seluas 3.227 meter persegi ini dilaksanakan secara mandiri oleh pemilik lahan dengan dibantu oleh tim ITDC.

Menurut Arie, pengosongan ini dilakukan tanpa tekanan dan tanpa melibatkan aparat keamanan, serta sesuai kesepakatan antara ITDC dan Masrup pada Rabu, 21 Juli 2021.

Selanjutnya, Arie juga menyebut bahwa pada Jumat 23 Juli 2021, ITDC telah menyerahkan uang ganti untung kepada Masrup di Kantor Bank BRI, Praya, yang dihadiri oleh perwakilan ITDC serta pihak Pengadilan Negeri Praya dan pihak Bank BRI.

Dukungan yang dilakukan oleh Masrup dan anggota keluarganya ini sangat berarti dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan The Mandalika, khususnya area JKK.

"Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Bapak Masrup dan anggota keluarganya yang dengan berbesar hati telah melakukan pengosongan lahan dan bangunan yang ada," kata dia.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro menambahkan, sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan dalam proses pengosongan lahan dan bangunan di atas lahan seluas 3.227 meter persegi tersebut merupakan kerjasama dengan stakeholder terkait.

Khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah dan Pemerintah Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

"Lokasi lahan tersebut merupakan lokasi pembangunan jalan akses di dalam area sirkuit dan jalan akses menuju tunnel I, yang merupakan akses jalan bagi penonton, masyarakat, maupun penyediaan logistik dalam penyelenggaraan event balap di JKK," tambah dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.