49.000 Tempat Tidur Baru Disiapkan untuk Isolasi Terpusat

Kompas.com - 03/08/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi penanganan pasien positif Covid-19 KOMPAS.COM/SHUTTERSTOCKIlustrasi penanganan pasien positif Covid-19

JAKARTA, KOMPAs.com - Masih tingginya angka kematian akibat Covid-19 membuat pemerintah menyiapkan tempat isolasi yang berisi 49.000 tempat tidur di pulau Jawa dan Bali.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferesi pers di kanal YouTube Kemenko Bidang Kemeritiman dan Investasi RI, Senin (2/8/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyiapan tempat isolasi terpusat ini dilakukan karena peningkatan angka kematian setelah pelaksanaan PPKM level 4 di area Jawa-Bali sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, karena masih banyak masyarakat yang melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: 5 Agustus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RS Sardjito Siap Digunakan

Sayangnya beberapa pasien terlambat menerima perawatan intensif di rumah sakit. Akibatnya terjadi kematian karena saturasi oksigen pasien tersebut rata-rata di bawah 90.

“Terkait angka kematian tinggi ini, pemerintah sudah melakukan langkah intervensi untuk menurunkan angka kematian. Misalnya bentuk taks force untuk jemput yang positif-positif dari rumah-rumah dan bawa ke tempat isolaso terpusat,” jelas Luhut.

Untuk menangani ini, Pemerintah sudah menyiapkan 49.000 tempat tidur di pulau Jawa dan Bali.

"Kita ingin dengan sistem tracing ini tempat isolasi terpadu bisa terisi dan kita harus pisahkan orang-orang yang kena covid-19 dari keluarganya sehingga kluster keluarga bisa ditekan,” paparnya.

Pemerintah juga mendorong pembukaan tempat isolasi terpusat (isoter) baru. Selain itu, mendorong TNI/Polri dan Pemda untuk terlibat aktif melakukan 3T (testing, tracing, treatment) serta penjemputan kepada masyarakat yang lakukan isolasi mandiri agar tidak terjadi keadaan yag tidak diinginkan. 

"Pada fasiltias isolasi terpusat ini akan dilengkapi dokter, perawat, obat-obatan, oksigen dan kosumsi pasien," jelas Luhut.

Isoter baru baik di level desa, kecamtan, kabupatan hingga provinsi sangat penting terutama bagi pasien berisiko tinggi ataupun yang di rumahnya memiiliki ibu hamil, orang tua dan orang dengan kormobid.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.