[POPULER PROPERTI] Besaran Biaya Urus Sertifikat Tanah

Kompas.com - 19/06/2021, 10:39 WIB
Ilustrasi sertifikat tanah KOMPAS.com/SRI LESTARIIlustrasi sertifikat tanah

JAKARTA, KOMPAS.com - Seluruh tanah yang belum besertifikat perlu didaftarkan konversi haknya ke kantor pertanahan (kantah) di wilayah setempat.

Hal ini bertujuan demi melindungi salah satu aset properti tersebut.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan (ATR/BPN) pun mengimbau masyarakat untuk mengurus sertifikat tanah langsung ke BPN.

Sehingga, masyarakat diharapkan dapat mengetahui sendiri biaya pembuatan sertifikat tanah.

Selain itu, hal ini bertujuan untuk menghindari masyarakat dari adanya tindakan pungutan liar (pungli) saat mengurus sertifikat tanah.

Artikel tersebut menjadi berita terpopuler di kanal Properti Kompas.com edisi Sabtu (19/06/2021).

Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan dalam pembuatan sertifikat tanah?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rincian selengkapnya bisa Anda dapatkan melalui artikel ini Berapa Biaya yang Dibutuhkan buat Urus Sertifikat Tanah?

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun 12.000 hunian di ibu kota negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur.

Hunian tersebut diproyeksikan dapat menampung 38.000 orang pada tahap awal operasional IKN baru pada tahun 2024 mendatang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X