Pemerintah Bakal Membangun 12.000 Hunian di IKN, Ini Kata IAP

Kompas.com - 18/06/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi rumah. Dok. Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPRIlustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana membangun 12.000 hunian di Ibu Kota Negara (IKN) baru, Kalimantan Timur.

Hunian tersebut diproyeksikan dapat menampung 38.000 orang pada tahap awal operasional IKN baru pada tahun 2024 mendatang.

Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Boby Ali Azhari mengatakan rencana itu dalam diskusi virtual bertajuk "Kota Baru IKN: Menakar Risiko Pembangunan" yang digelar Ikatan Ahli Perencanaan (IAP), Kamis (17/6/2021).

Menanggapi hal itu, Ketua Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia Hendricus Andy Simarmata mengatakan, kondidsi lahan di Kalimantan Timur tidak sama dengan lahan di daerah lain pada umumnya.

Baca juga: Ini Tantangan yang Harus Dihadapi Pemerintah dalam Membangun IKN

Menurutnya, kondisi lahan di Kalimantan Timur umumnya merupakan Hutan Tanaman Industri (HTI). Pembangunan apa pun di atas lahan terseut membutuhkan perencanaan yang sangat matang.

"Jadi ada risiko bawaan lokasinya, situasinya, dan yang paling harus dihindari adalah kalau dalam merencanakan justru menambah risiko ketika rencana itu tidak dilakukan secara matang," kata Andy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Andy mencontohkan, pembangunan perumahan yang dilakukan selama ini berada di tanah bekas sawah dan kebun, di Bintaro, BSD, dan Serpong.

Sementara pembangunan perumahan IKN di atas tanah HTI. Tentu saja, ini membutuhkan perlakuan khusus terutama masukan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sebelum ada rencana IKN, warga Kalimantan Timur sudah berjuang untuk memulihkan kondisi lahan di daerahnya.

Karenanya, dalam membangun perumahan di IKN baru ini, pemerintah mesti menghitung risiko bawaan lokasi tersebut.

Baca juga: Lima Dimensi Pembangunan IKN yang Harus Diperhatikan Pemerintah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X