Jokowi Harapkan Tol Pekanbaru-Bangkinang Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal

Kompas.com - 19/05/2021, 11:22 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang, Rabu (19/05/2021). Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo meninjau pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang, Rabu (19/05/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang, Rabu (19/05/2021).

Jalan tol sepanjang 40 kilometer ini merupakan salah satu seksi dari ruas Jalan Tol Pekanbaru-Padang, dan termasuk ke dalam jaringan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS).

“Ini berada di sirip Tol Pekanbaru-Bangkinang dan nanti ke arah Padang. Sudah berjalan kurang lebih 40 kilometer, dan kita harapkan progresnya makin hari makin panjang,” ujar Jokowi seperti dikutip dari laman Setkab.go.id, Rabu (19/05/2021).

Baca juga: Mobilisasi Lahan 8 Ruas Tol Trans-Sumatera, Hutama Karya Butuh Rp 4,6 Triliun

Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang ini dikerjakan dengan melibatkan sub-kontraktor lokal dan program padat karya yang mampu menyerap sekitar 5.800 orang tenaga kerja.

Konstruksi jalan bebas hambatan berbayar ini ditargetkan selesai pada Desember 2021.

Jokowi mengharapkan, dengan semakin banyaknya ruas tol yang beroperasi akan semakin meningkatkan kecepatan pergerakan arus barang dan manusia antar-daerah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sekali lagi, dengan terbukanya ruas-ruas jalan tol ini, kita harapkan mobilitas barang, mobilitas orang bisa dipercepat, dan kita memiliki daya saing yang tinggi terhadap negara-negara lain,” ujar Jokowi.

Secara khusus, Jokowi juga berharap dengan beroperasinya ruas Tol Pekanbaru-Padang ini nantinya akan dapat meningkatkan mobilitas dan daya saing produk yang dihasilkan oleh Provinsi Riau dan Provinsi Sumatera Barat.

“Nantinya akan memiliki daya saing yang baik, terutama dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari negara-negara lain,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Jalan Tol Pekanbaru-Padang yang dirancang sepanjang 254,8 kilometer merupakan koridor pendukung atau sirip dari JTTS.

Infrastruktur ini adalah salah satu proyek strategis nasional (PSN) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Jalan tol ini terbagi menjadi enam seksi, yaitu Seksi I Padang-Sicincin, Seksi II Sicincin-Bukittinggi, Seksi II Bukittinggi-Payakumbuh, Seksi IV Payakumbuh-Pangkalan, Seksi V Pangkalan-Bangkinang dan seksi VI Bangkinang-Pekanbaru.

Secara keseluruhan ruas Tol Pekanbaru-Padang ditargetkan beroperasi pada tahun 2025.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X