Hari Pertama Lebaran, GT Palimanan Dilintasi Hanya 9.781 Kendaraan

Kompas.com - 14/05/2021, 15:00 WIB
Gerbang Tol (GT) Palimanan Tol Cipali. Dok. Astra Tol Cipali.Gerbang Tol (GT) Palimanan Tol Cipali.

JAKARTA, KOMPAS.com - Astra Tol Cipali mencatat, terjadi penurunan arus lalu lintas (lalin) sebesar 72 persen di Gerbang Tol (GT) Palimanan Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Kamis (13/05/2021).

General Manager Operation Astra Tol Cipali Suyitno mengatakan, terdapat 9.781 kendaraan yang melintas di GT Palimanan pada Hari H Lebaran 2021 itu.

"Sebanyak 9.781 kendaraan dengan penurunan sebesar 72 persen bila dibandingkan dengan lalu lintas (lalin) harian," jelas Suyitno dalam siaran pers, Jumat (14/05/2021).

Sementara itu, total kendaraan yang melintas di Tol Cipali tercatat 14.000 unit.

Hingga Jumat (14/05/2021) atau hari kedua Lebaran 2021, lalin di Tol Cipali masih terpantau sangat lengang, baik menuju Palimanan maupun arah Jakarta.

Suyitno mengungkapkan, Astra Tol Cipali tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jalan. 

Baca juga: Mudik Dilarang, tetapi 512.876 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-1 Lebaran

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya, Astra Tol Cipali bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dalam menyediakan SPBU di 8 Tempat Istirahat (TIP) atau rest area arah Palimanan dan Jakarta.

Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, juga dimaksimalkan sejumlah armada layanan lalin.

Misalnya, 12 unit mobil patroli, 5 ambulans, 12 mobil derek, 2 unit mobil rescue dan 6 unit kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR) yang bersinergi dengan kepolisian wilayah.

Selain itu, tersedia fasilitas pendukung seperti Variable Message Sign (VMS) dan spanduk imbauan yang tersebar di Tol Cipali.

Hal ini bertujuan demi memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna jalan tol.

Dengan kondisi lalin yang tidak menentu saat pelarangan mudik berlaku, Astra Tol Cipali mengimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati dan selalu tertib berkendara.

Contohnya, mematuhi batas kecepatan maksimal 100 kilometer per jam dan batas kecepatan minum 60 kilometer per jam.

"Selalu isi saldo uang elektronik anda sebelum melakukan perjalanan dan tetap gunakan kartu uang elektronik yang sama saat bertansaksi di gerbang masuk maupun keluar," tutup Suyitno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X