Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Kompas.com - 14/04/2021, 20:00 WIB
Kondisi jalan berlubang di Jalan Kaligawe Raya depan RSI Sultan Agung Semarang, Minggu (28/2/2021) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKondisi jalan berlubang di Jalan Kaligawe Raya depan RSI Sultan Agung Semarang, Minggu (28/2/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi fisik jalan tol dan jalan nasional yang rusak dan berlubang, masih kerap ditemui di sejumlah titik.

Bahkan, saat musim hujan, jumlah titik kerusakan bertambah, mulai dari aspal mengelupas, hingga lubang membesar seperti kubangan.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo menilai kualitas jalan-jalan di Indonesia kurang baik kualitasnya. 

Hal ini karena, salah satunya kontraktor kurang memahami kondisi sosial budaya masyarakat sekitar sebagai akibat studi awal dibuat asal selesai demi target penyelesaian yang dicanangkan oleh Presiden.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Mengabadikan MBZ Jadi Nama Jalan Layang

Satu sisi, strategi tersebut baik supaya Kementerian terkait bekerja cepat memenuhi target.

Tetapi di sisi lain memunculkan banyak masalah yang pada akhirnya memerlukan anggaran besar saat beroperasi, baik yang terkait teknis maupun non-teknis.

Kondisi tersebut mengakibatkan kualitas jalan tol yang dibangun kurang baik kualitasnya, seperti cepat berlubang, bergelombang, banyak genangan air ketika hujan yang memicu aqua planning, dan sebagainya.

"Sehingga dapat dipastikan bahwa biaya operasi dan perawatan yang dibebankan kepada operator jalan tol mahal," kata Agus yang dikutip Kompas.com, dari catatannya.

Tak mengherankan jika membandingkan kualitas dan kondisi fisik jalan di Indonesia dengan negara lain bagai bumi dan langit.

Jalan Tol Cipali Amblas di ruas arah Jakarta (9/2/2021).DOK. PJR Tol Cipali Jalan Tol Cipali Amblas di ruas arah Jakarta (9/2/2021).
Contohnya saja di Malaysia, dan Singapura. Di dua negeri jiran ini, baik jalan tol maupun non-tol dalam kondisi mantap dan mulus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X