Kekeliruan Manajemen dan Praktik "Perusahaan dalam Perusahaan" Bikin Air Baku Bocor 40 Persen

Kompas.com - 11/02/2021, 14:39 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi dan Dirut PDAM Kota Malang Nor Muhlas, saat meninjau lokasi pipa yang pecah, Sabtu (25/1/2020). DOK. Humas Pemprov JatimWakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi dan Dirut PDAM Kota Malang Nor Muhlas, saat meninjau lokasi pipa yang pecah, Sabtu (25/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Permasalahan ketersediaan air baku disebabkan kekeliruan dalam sistem manajemen dan adanya praktik perusahaan dalam perusahaan.

Hal ini mengakibatkan terjadinya kebocoran air baku sebesar 40 persen.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan hal itu dalam sambutannya pada Webinar Pola Konsumsi Air Bersih Masyarakat Era Pandemi Covid-19, Kamis (11/2/2021).

"Air baku kita ini, kalau secara hidrologis, umumnya, dalilnya, bahwa air itu tetap," terang Basuki.

Menurut Basuki, jika permasalahan air baku seperti kekeringan maupun kebanjiran terjadi, hal itu disebabkan karena kesalahan manajemen.

Selain itu, permasalahan air baku berupa kualitas yang dihasilkan tidak maksimal disebabkan karena manajemen airnya tidak bagus dan perlu diperbaiki.

Dia bercerita, banyak waduk saat ini memiliki kualitas air berwarna coklat. Hal ini disebabkan terjadinya kerusakan atau perubahan di sistem hulu.

Baca juga: Ditjen Cipta Karya Luncurkan Tiga Buku Capaian Pembangunan Air Minum

Tak sebatas itu, masalah ketersediaan air baku juga disebabkan unaccounted for water atau non-revenue water (air non-pendapatan) yang masih tinggi.

"Ini selalu disampaikan, tapi tetap saja cara memperbaikinya masih kurang agresif karena butuh biaya yang besar," tutur Basuki.

Contohnya, Basuki menemukan di salah satu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bahwa jumlah pipa air 100, namun kwitansi pembayarannya hanya 60.

Padahal, perhitungannya cukup sederhana yaitu berupa jumlah produksi air diakumulasikan lalu tetapkan kwitansi yang bisa ditarik.

Namun, sebanyak 40 persen air baku mengalami kebocoran baik secara teknis maupun administrasi lantaran adanya perusahaan dalam perusahaan.

Oleh karena itu, Basuki berharap, Indonesia Water Institute (IWI) dapat menjadi mitra kerja Kementerian PUPR dalam berdiskusi, salah satunya penyediaan air bersih.

"Karena hanya dengan diskusi dan dukungan dari para pakar, policy (kebijakan) yang kami buat menjadi research based policy (kebijakan berdasarkan penelitian) dan bukan kebijakan politik," pungkas Basuki.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Lebaran, Cobalah Gaya Rumah Ala Maroko

Sambut Lebaran, Cobalah Gaya Rumah Ala Maroko

Interior
KBS Perkuat Hub Logistik Gerbang Nasional Pulau Jawa-Sumatera

KBS Perkuat Hub Logistik Gerbang Nasional Pulau Jawa-Sumatera

Berita
Strategi Daur Ulang Aset Ditempuh Waskita Lewat Investasi, Konstruksi dan Divestasi Tol

Strategi Daur Ulang Aset Ditempuh Waskita Lewat Investasi, Konstruksi dan Divestasi Tol

Berita
Hakaaston Gandeng UNS Kembangkan Aspal dan Beton Jalan Tol

Hakaaston Gandeng UNS Kembangkan Aspal dan Beton Jalan Tol

Berita
Selain Kendalikan Banjir Jakarta, Bendungan Sukamahi Bakal Jadi Taman Ekowisata

Selain Kendalikan Banjir Jakarta, Bendungan Sukamahi Bakal Jadi Taman Ekowisata

Fasilitas
[POPULER PROPERTI] Penyebab Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Singapura, Malaysia

[POPULER PROPERTI] Penyebab Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Singapura, Malaysia

Berita
Meski Mudik Dilarang, 90 Persen Jalan di Jatim dan Bali Dipastikan dalam Kondisi Mantap

Meski Mudik Dilarang, 90 Persen Jalan di Jatim dan Bali Dipastikan dalam Kondisi Mantap

Berita
Cara Praktis Mendekorasi Apartemen Sewa

Cara Praktis Mendekorasi Apartemen Sewa

Interior
Kamis Ini, Asosiasi Profesi Menghadap Presiden Jokowi Beri Masukan Terkait Istana Negara

Kamis Ini, Asosiasi Profesi Menghadap Presiden Jokowi Beri Masukan Terkait Istana Negara

Berita
5 Keuntungan Membeli Rumah di Area yang Sedang Naik Daun

5 Keuntungan Membeli Rumah di Area yang Sedang Naik Daun

Hunian
Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Mengapa Kondisi Jalan di Indonesia Tak Semulus UEA, Malaysia dan Singapura?

Berita
Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Rencana Perdamaian PKPU Sentul City Disahkan, Konsumen Ajukan Peninjauan Kembali

Berita
Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Sungai Deli Penuh Sampah, Bobby Nasution: Jadi Perhatian, Harus Bersih

Kawasan Terpadu
Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Masih Uji Coba, E-Parking Sudah Setor Rp 10 Juta ke Kas Pemkot Medan

Kawasan Terpadu
Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Bakal Divestasi Tiga Ruas Tol, Jasa Marga Bidik Rp 1,5 Triliun hingga Rp 3 Triliun

Berita
komentar
Close Ads X