16 Kota Dunia Bakal Jadi Tech Megacities 2021, China Mendominasi

Kompas.com - 16/12/2020, 14:00 WIB
Taksi di kota Beijing. ShutterstockTaksi di kota Beijing.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah 16 kota di berbagai negara dunia diprediksi menjadi Technology Megacities atau kota besar teknologi Tahun 2021.

Direktur Riset Savills Paul Tostevin mengatakan dari 16 kota yang dikategorikan sebagai Tech Megacities, enam kota di antaranya berada di China.

"Kota-kota besar mendominasi lanskap teknologi di sini. Bahkan sebagian besar kota memang diproyeksikan oleh pemerintah di negaranya untuk menjadi kota besar teknologi," kata Paul dalam laporannya yang diterima Kompas.com, Rabu (16/12/2020).

Paul menjelaskan, kota-kota besar di China saat ini dipandang sebagai pusat kemajuan. Bahkan, peluang kerja di bidang teknologi memicu migrasi dalam jumlah besar.

Kota Shenzhen dan Hangzhou, khususnya, berkembang pesat, dengan pertumbuhan populasi masing-masing 3,2 persen dan 3,5 persen pada tahun 2019.

Baca juga: Pertama Kali, Jakarta Menangi Sustainable Transport Award 2021

Menurut Paul, ke-16 kota besar akan menjadi pusat teknologi dunia dengan banyak perusahaan teknologi beroperasi, seperti perusahaan rintisan (startup).

"Dan di kota-kota besar ini setiap orang dituntut untuk memiliki keahlian khusus, terutama dibidang teknologi," jelasnya.

Meski demikian hidup di kota besar bukan tanpa risiko. Terdapat sejumlah masalah yang mesti dihadapi, salah satunya adalah biaya hidup yang tinggi.

Adapun 16 kota yang diprediksi akan menjadi kota besar teknologi yaitu:

1. Los Angeles, Amerika Serikat
2. New York, Amerika Serikat
3. San Francisco, Amerika Serikat
4. Toronto, Kanada 
5. London, Inggris
6. Paris, Perancis
7. Seoul, Korea Selatan
8. Singapura, Singapora
9. Tokyo, Jepang
10. Beijing, China
11. Chengdu, China
12. Hangzhou, China
13. Hong Kong, China
14. Shanghai, China
15. Shenzen, China
16. Bengaluru, India

Di mana Jakarta? Menurut Direktur Riset Savills Indonesia Anton Sitorus, ibu kota Indonesia ini tidak masuk dalam percaturan kota dunia berbasis teknologi.

Di kawasan Asia Tenggara saja, Jakarta masih berada di bawah Singapura, dan Kuala Lumpur Malaysia.

"Jakarta tidak memenuhi semua kriteria yang ditetapkan sebagai kota besar teknologi dunia," cetus Anton.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X