Tarif Integrasi Tol Jakarta-Cikampek Bakal Persingkat Waktu Tempuh

Kompas.com - 18/11/2020, 11:00 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah kendaraan melintas di tol Jakarta-Cikampek, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Integrasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Layang) dalam bentuk tarif baru dinilai bakal mempersingkat waktu tempuh.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru Santoso menjelaskan, tujuan dibangunnya Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Layang) adalah untuk mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karenanya, dengan adanya tol layang tersebut, maka terjadi penambahan kapasitas menjadi enam lajur. Rinciannya, empat lajur di bawah dan dua lajur di atas.

"Ini kami sebut capasity extention jadi penambahan kapasitas," kata Heru dalam diskusi virtual di Jakarta, Selasa (18/11/2020).

Baca juga: Jasa Marga Segera Berlakukan Tarif Integrasi Tol Jakarta-Cikampek

Heru mengklaim, selama tahap uji coba tol layang yang berlangsung selama satu tahun ini, kepadatan dapat diurai, dan waktu tempuh lebih singkat.

Namun, sayangnya selama masa uji coba Jalan Tol Jakarta-Cikampek II elevated belum dikenakan tarif.

Heru menilai jika tidak diberlakuakn tarif integrasi antara kedua lajur jalan tol tersebut akan menghambat bagi pengendara.

Pengendara akan memilih tarif yang lebih terjangkau sehingga malah mengakibatkan penumpukan di salah satu ruas jalan tol tersebut.

"Nanti pengendara akan sibuk memilih mana yang lebih murah dan itu memakan waktu transaksi," imbuh Heru.

Sebaliknya, dengan tarif terintegrasi pengendara tidak perlu melakukan transaksi dua kali untuk dapat menggunakan dua jalur jalan tol tersebut.

Selain itu, pengendara juga dapat menghemat waktu tempuh karena tidak adanya penumpukan di kedua jalan tol.

Baca juga: YLKI Minta Kenaikan Tarif Tol Jakarta-Cikampek Ditunda

"Jadi pengendara bebas memilih untuk menggunakan jalan tol keduanya, karena harganya sama saja," kata Heru seraya menambahkan, akan terjadi pemisahan untuk pengendara dengan jarak tempuh jauh dan jarak tempuh dekat.

Bagi pengendara dengan jarak tempuh jauh akan menggunakan jalur Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, sementara pengendara dengan tujuan dekat akan menggunakan Tol Jakarta-Cikampek (eksisting).



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.