Tol Layang Jakarta-Cikampek Bakal Dilengkapi Parkir Darurat

Kompas.com - 04/11/2020, 14:34 WIB
Sejumlah kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah kendaraan melintas di tol layang Jakarta-Cikampek II, Bekasi Jawa Barat, Minggu (1/11/2020). Pada arus balik libur cuti bersama dan Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek terpantau ramai lancar.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) membangun empat tempat parkir darurat (emergency parking bay) untuk meningkatkan pelayanan pengguna jalan.

Pekerjaan itu telah dimulai pada bulan Agustus 2020 dan ditargetkan selesai pada Februari 2021.

Keempat emergency parking bay ini berlokasi di KM 21+000 dan KM 41+500 untuk arah Cikampek serta KM 39+500 dan KM 22+500 untuk arah Jakarta.

Direktur Utama PT JJC Vera Kirana menjelaskan lokasi emergency parking bay sebagai tempat perhentian dalam kondisi darurat dan safe zone untuk menunggu datangnya bantuan dari petugas Mobile Customer Service (MCS) Jasa Marga.

Menurutnya, setiap emergency parking bay memiliki kapasitas untuk menampung hingga 6-7 kendaraan dalam satu waktu bersamaan.

Baca juga: November Tol Layang Japek Mulai Bertarif, Besarannya Rp 20.000

"Diharapkan emergency parking bay ini, nantinya kendaraan yang mengalami gangguan tidak menganggu bahu jalan dan lajur utama sehingga menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi," kata Vera dalam keterangan tertulis, Rabu (04/11/2020).

Vera mengatakan pada lokasi tersebut nantinya ada penambahan fasilitas pelayanan pengguna jalan seperti penyediaan toilet portabel yang akan diberlakukan pada momen-momen tertentu seperti periode arus mudik dan balik Lebaran atau Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, Vera menuturkan pembangunan empat emergency parking bay ini semakin melengkapi emergency plan sebagai pelayanan keselamatan di jalan tol.

Hingga saat ini, sudah terdapat emergency plan yakni delapan emergency opening (bukaan median), delapan emergency acces (tangga darurat), dua emergency exit (akses keluar darurat) yang berada di satu lajur di masing-masing jalur arah Jakarta dan arah Cikampek.

"Untuk emergency opening yang dilengkapi dengan emergency access sudah 100 persen selesai dilaksanakan, sedangkan untuk emergency exit masih dalam tahap desain pembangunan," kata dia.

Pelayanan di jalan tol ini juga dilengkapi dengan armada operasional, yaitu mobil derek, patroli jalan raya, patroli layanan jalan tol, rescue, dan ambulans sehingga pengguna jalan tol merasa aman dan nyaman.

Baca juga: Tarif Tol JORR I, ATP, dan Pondok Aren-Ulujami Naik Hingga Rp 1.500

Vera menambahkan, dalam membangun emergency parking bay, pihaknya juga selalu memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Karenanya pada lokasi bahu luar jalan tol akan dipasang pengamanan berupa barrier sepanjang kurang lebih 70 meter yang akan dilaksanakan secara bertahap di 4 lokasi mulai bulan November 2020-Januari 2021.

Vera memastikan bahwa tidak ada pengurangan kapasitas lajur selama masa kontruksi tersebut. Sehingga pada jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated tetap beroperasi penuh di dua lajur per masing-masing arah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X