Peran LPJK Lebih Strategis, Menjalankan Sebagian Kewenangan Pusat

Kompas.com - 04/11/2020, 13:00 WIB
Kelompok Pekerja Penilai Pengurus LPJK melakukan seleksi uji wawancara peserta, Senin (2/11/2020) di Intecontinental Hotel, Jakarta. Suhaiela Bahfein/Kompas.comKelompok Pekerja Penilai Pengurus LPJK melakukan seleksi uji wawancara peserta, Senin (2/11/2020) di Intecontinental Hotel, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya menjadi instrumen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), peran Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) ke depan dinilai sangat strategis karena menjadi instrumen Pemerintah Pusat.

Sebab, LPJK dapat menjalankan sebagian kewenangan Pemerintah Pusat.

Guru Besar Universitas Pelita Harapan (UPH) Manlian Ronald A Simanjuntak mengatakan hal itu kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

“Kalau kita lihat peran Pemerintah Pusat besar sekali itu. Jadi, LPJK inilah yang akan mengoptimalkan peran tersebut,” tegas Manlian.

Sehubungan dengan fungsinya sebagai instrumen Pemerintah Pusat, LPJK saat ini harus mengetahui visi dan misi Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam periode lima tahun ke depan.

Oleh karena itu, peran LPJK dharus dapat mengimplementasikan lima visi dan sembilan misi Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin.

Baca juga: Ini Beda Pengurus LPJK Sekarang dan Dulu

“Sebab, urusan konstruksi tak hanya mencakup baja atau beton, tapi juga kualitas sumber daya manusia (SDM), lingkungan dan lainnya,” lanjut Manlian.

Selain itu, LPJK masa mendatang juga perlu memperhatikan tujuh poin Rencana Pembangunan Jangka Menengah ( RPJMN) Tahun 2020-2024.

Ketujuh poin tersebut adalah strategi pembangunan nasional, kebijakan umum, proyek prioritas strategis, dan program antar Kementerian dan Lembaga.

Kemudian, pembangunan kewilayahan dan antar wilayah, prioritas pembangunan, serta kerangka ekonomi makro secara keseluruhan.

Bahkan, LPJK mengoptimalkan Rencana Strategis (Renstra) teknokratik Kementerian PUPR yaitu renstra besar Kementerian PUPR yang melibatkan antar Direktorat Jenderal (Ditjen).

Dengan demikian, peran LPJK tidak hanya pada bina konstruksi saja, tetapi juga harus menyinergikan antar Ditjen.

“Jadi, besar sekali dan vital peran dari LPJK ke depan,” pungkas Manlian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X