Kompas.com - 29/09/2021, 18:37 WIB
Ilustrasi membeli rumah. FREEPIK/JCOMPIlustrasi membeli rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Membeli rumah pribadi merupakan sebuah hal yang dicita-citakan setiap orang. Mengingat, rumah adalah kebutuhan primer dalam hidup.

Karena itu, banyak orang berusaha untuk menabung agar bisa membeli rumah suatu saat nanti. Akan tetapi, cara atau pemikiran tersebut justru tidak disarankan. 

Baca juga: 7 Alasan yang Membuat Generasi Milenial Belum Membeli Rumah

Hal tersebut disampaikan Herry Trisaputra Zuna, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan dalam virtual media & public discussion bertajuk "Tren Properti Incaran Milenial, Cara Mudah Punya rumah" pada Rabu (29/9/2021).

Menurut Herry, pemikiran untuk bisa membeli rumah pada zaman sekarang ini haruslah di balik. "Jadi, jangan pernah berpikir untuk menabung terlebih dahulu baru membeli rumah, tapi membeli rumah dulu sambil menabung," jelas Herry. 

Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya, menabung terlebih dahulu untuk membeli rumah justru membuat seseorang tidak bisa mempunyai rumah.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membeli Rumah Baru

Sebab, nilai investasi dibanding nilai tabungan mengalami peningkatan berbeda yang cukup tinggi.

"Kalau menabungnya sendiri-sendiri itu berat karena kecepatan kita menabung, kenaikan gaji kita satu tahun itu dan lain-lain 8 persen, tapi harga properti satu tahun 10 persen. Jadi enggak akan bisa punya rumah," ucap Adi Setianto, Ketua Komisioner BP Tapera, dalam kesempatan yang sama.

Lantas, kapan sebaiknya membeli rumah?

Herry mengatakan untuk membeli rumah sekarang. Mengingat, harga rumah terus meningkat, sementara tabungan kalah cepat meningkatnya.  

Baca juga: 5 Hal yang Sering Dilupakan Orang Saat Membeli Rumah

Cara memiliki rumah

Untuk bisa memiliki rumah, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan beragam fasilitas yang ada, salah satunya dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pengelolaan FLPP sendiri dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ada juga program lain yang bisa diikuti agar bisa membeli rumah, yakni Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). 

Baca juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membeli Rumah Pertama

BP2BT adalah kredit kepemilikan rumah bersubsidi program kerja sama antara Bank BTN dan Kementerian PUPR.

Fasilitas ini diberikan bersama dengan subsidi uang muka kepada masyarakat yang telah mempunyai tabungan untuk pembelian rumah tapak serta pembangunan rumah swadaya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.