Kompas.com - 22/03/2021, 11:20 WIB
Ilustrasi tanaman hias aglonema. UNSPLASH/DAVID CLODEIlustrasi tanaman hias aglonema.

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan kesalahan dalam merawat tanaman hias, termasuk aglonema seringkali terjadi bagi setiap pemula yang mulai ikut terjun dalam dunia berkebun.

Beberapa kesalahan yang dilakukan seorang pemula dalam merawat tanaman aglonema terkadang bukan hal yang disengaja, lebih kepada kurangnya pengetahuan maupun pemahaman.

Umumnya, seorang pemula akan menganggap kalau tata cara perawatan tanaman aglonema yang mereka lakukan itu benar, meski kenyataannya tidak benar atau keliru.

Baca juga: Pupuk yang Paling Ampuh untuk Aglonema agar Cepat Beranak dan Subur

Apabila kamu merupakan seorang pemula dalam merawat aglonema, berikut ini 6 kesalahan dalam merawat tanaman aglonema yang biasa dilakukan oleh pemula, dilihat dari kanal Youtube Hobi Bunga, Senin (22/03/2021).

1. Penyiraman air yang berlebihan

Kekeliruan pertama yang biasa dilakukan pemula dalam merawat aglonema adalah melakukan penyiraman secara berlebihan atau terlalu banyak.

Jadi, menyiram aglonema itu tidak perlu terlalu banyak airnya, apalagi sampai membuat banjir ke bawah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyiraman aglonema itu cukup membasahi bagian dari media tanam, tidak harus semuanya dan sampai banjir ke bawah media tanam, karena hal itu akan membuat nutrisi di media tanam malah terbuang percuma.

Baca juga: Ini Bahan dan Cara Meracik Media Tanam untuk Aglonema

Jadi lakukan penyiraman secukupnya saja dan dilakukan 3 hari sekali, atau kalau memang cuaca lagi panas kamu bisa menyiramnya dua hari sekali.

2. Terlalu sering menyiram

Jadi, selain kuantitas penyiraman air yang tidak boleh berlebihan, jangan lakukan penyiraman air setiap hari pada tanaman aglonema.

Kalau penyiraman aglonema dilakukan setiap hari, hal itu malah akan membuat metan menjadi terlalu lama basah dan akhirnya berakibat pada akarnya membusuk dan batangnya menjadi lonyot.

3. Penyemprotan yang keliru

Penyemprotan tanaman aglonema juga kerap keliru dan dilakukan tidak pada waktu yang dianjurkan. Penyemprotan daun aglonema sebaiknya dilakukan setiap hari, tapi pada jam-jam tertentu, jadi waktunya tidak sembarangan.

Penyemprotan dilakukan pada saat pagi dan sore hari, pada pagi hari itu sebaiknya di bawah pukul 8 pagi, karena pada saat itu stomata daun sedang terbuka.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X