Kenapa Anjing Diare? Ini Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya

Kompas.com - 21/11/2020, 08:36 WIB
Ilustrasi anjing cavalier king charles spaniel. SHUTTERSTOCK/BIGANDT.COMIlustrasi anjing cavalier king charles spaniel.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anda yang memiliki anjing peliharaan pasti pernah mengalaminya, yakni ketika anjing mengalami diare. Hal ini tentu merepotkan, sekaligus mengkhawatirkan.

Namun, apa sebenarnya penyebab anjing diare? Lalu, apa yang harus kita lakukan?

Pertama, Anda perlu mengenali dulu karakteristik kotoran anjing yang normal dan perbedaannya dengan ketika anjing mengalami diare.

Baca juga: 6 Anjing Kecil yang Bisa Dipelihara di Apartemen

"Kotoran anjing yang normal harus berwarna cokelat, berbentuk seperti kayu gelondongan, dan mudah diambil. Para ahli mengatakan, (kotoran anjing) harus terasa seperti adonan kue atau lilin permainan saat ditekan," kata American Kennel Club (AKC) seperti dilansir dari Woman's Day, Sabtu (21/11/2020).

Apa penyebab anjing mengalami diare?

Danielle Bernal, dokter hewan di Wellness Pet Food menyatakan, anjing dapat mengalami diare karena berbagai alasan. Akan tetapi, penyebab paling sering adalah karena sesuatu yang mereka makan.

"Ini termasuk makan sesuatu yang seharusnya tidak dimakan anjing, perubahan pola makan mendadak dari tidak secara bertahap beralih ke makanan baru atau alergi maupun sensitivitas terhadap makanan," kata Bernal.

Menurut Bernal, hal-hal berikut ini juga dapat menyebabkan anjing mencret atau diare.

  • Stres
  • Sedang dalam pengobatan atau antibiotik yang mengganggu perutnya
  • Parasit usus seperti cacing gelang, cacing tambang, cacing cambuk, coccidia, dan giardia
  • Virus seperti parvovirus, distemper, dan pertumbuhan berlebih dari bakteri berbahaya, seperti salmonella
  • Masalah medis yang mendasari seperti penyakit ginjal, penyakit hati, kanker, dan penyakit radang usus
  • Pola makan yang tidak normal, seperti makan terlalu banyak, makan sampah, atau makan makanan busuk
  • Tanaman atau zat beracun
  • Menelan benda asing yang tidak dapat dicerna

Baca juga: Kenali 10 Tanda Kucing dan Anjing Peliharaan Sakit

Bagaimana cara menanganinya?

Karena ada banyak hal yang dapat menyebabkan anjing Anda mengalami diare, Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter hewan untuk mencari tahu penyebab utamanya sebelum dapat menentukan solusi yang tepat.

"Dengan begitu banyak penyebab yang dapat mengganggu sistem pencernaan anjing, seringkali sulit untuk mengasumsikan pendekatan satu ukuran untuk semua solusi," terang Bernal.

Ia menyarankan, mulailah dengan memikirkan kembali apa yang telah dimakan atau dilakukan anjing Anda dalam 12-24 jam terakhir. Apakah mereka memiliki kesempatan untuk makan sesuatu yang baru atau sesuatu yang seharusnya tidak mereka makan?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X