Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Israel Kerahkan Sistem Pertahanan C-Dome untuk Kali Pertama, Tembak Target Mencurigakan

Kompas.com - 09/04/2024, 14:32 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

EILAT, KOMPAS.com - Israel untuk kali pertama mengerahkan sistem pertahanan C-Dome yang dipasang di kapal untuk menembak target mencurigakan di dekat Kota Eilat, kata militer pada Selasa (9/4/2024).

C-Dome adalah versi laut dari sistem pertahanan udara Iron Dome yang digunakan untuk mencegat serangan roket dan rudal.

Pada Senin (8/4/2024) malam, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melaporkan peringatan di daerah Eilat, yang pada Februari juga diserang oleh rudal balistik dari kelompok Houthi di Yaman, sekutu Hamas.

Baca juga: Apa Itu Iron Dome Israel dan Bagaimana Cara Kerjanya?

“Menyusul sirene yang berbunyi di wilayah Eilat mengenai penyusupan pesawat musuh, pasukan Angkatan Laut IDF mengidentifikasi target udara mencurigakan yang melintasi wilayah Israel,” kata IDF pada Selasa pagi, dikutip dari kantor berita AFP.

“Targetnya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan laut ‘C-Dome’,” lanjutnya.

Tidak ada korban luka atau kerusakan yang dilaporkan.

Namun, juru bicara IDF tidak mengonfirmasi apakah target mencurigakan itu adalah drone. Ia hanyamengatakan kepada AFP bahwa ini penggunaan operasional pertama C-Dome.

Baca juga:

Dipasang di korvet kelas 6 Sa'ar yang merupakan kapal perang buatan Jerman, C-Dome menggunakan pencegat yang sama dengan Iron Dome, menurut operator milik negara Israel yaitu Rafael Advanced Defense Systems.

Iron Dome yang berbasis di darat sudah digunakan berkali-kali untuk mencegat roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, daerah kekuasaan Hamas.

Sistem pertahanan Iron menelan biaya sekitar 50.000 dollar AS (Rp 794,5 juta) sekali tembak.

Baca juga: Kenapa Iron Dome Israel Gagal Cegah Serangan Roket Hamas?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Terkini Lainnya

Pasukan Israel Temukan 3 Jenazah Sandera di Gaza

Pasukan Israel Temukan 3 Jenazah Sandera di Gaza

Global
Penembakan di Afghanistan, 3 Turis Spanyol Tewas, 7 Lainnya Terluka

Penembakan di Afghanistan, 3 Turis Spanyol Tewas, 7 Lainnya Terluka

Global
[POPULER GLOBAL] Spanyol Tolak Kapal Bawa 27 Ton Bahan Peledak | Pasokan Medis Tak Bisa Masuk Gaza

[POPULER GLOBAL] Spanyol Tolak Kapal Bawa 27 Ton Bahan Peledak | Pasokan Medis Tak Bisa Masuk Gaza

Global
WHO: Tak Ada Pasokan Medis Masuk ke Gaza Selama 10 Hari

WHO: Tak Ada Pasokan Medis Masuk ke Gaza Selama 10 Hari

Global
PM Slovakia Jalani Operasi Baru, Kondisinya Masih Cukup Serius

PM Slovakia Jalani Operasi Baru, Kondisinya Masih Cukup Serius

Global
Warga Sipil Israel Kembali Berulah, Truk Bantuan di Tepi Barat Dibakar

Warga Sipil Israel Kembali Berulah, Truk Bantuan di Tepi Barat Dibakar

Global
13 Negara Ini Desak Israel agar Menahan Diri dari Invasinya ke Rafah

13 Negara Ini Desak Israel agar Menahan Diri dari Invasinya ke Rafah

Global
Kera Tergemuk di Thailand Mati karena Sering Diberi Permen dan Minuman Manis

Kera Tergemuk di Thailand Mati karena Sering Diberi Permen dan Minuman Manis

Global
Israel: Kasus Genosida di Pengadilan PBB Tak Sesuai Kenyataan

Israel: Kasus Genosida di Pengadilan PBB Tak Sesuai Kenyataan

Global
Minim Perlindungan, Tahanan di AS yang Jadi Buruh Rawan Kecelakaan Kerja

Minim Perlindungan, Tahanan di AS yang Jadi Buruh Rawan Kecelakaan Kerja

Internasional
Korut Tembakkan Rudal Balistik Tak Dikenal, Ini Alasannya

Korut Tembakkan Rudal Balistik Tak Dikenal, Ini Alasannya

Global
Siapa 'Si Lalat' Mohamed Amra, Napi yang Kabur dalam Penyergapan Mobil Penjara di Prancis?

Siapa "Si Lalat" Mohamed Amra, Napi yang Kabur dalam Penyergapan Mobil Penjara di Prancis?

Internasional
Tekno-Nasionalisme Xi Jinping dan Dampaknya pada Industri Global

Tekno-Nasionalisme Xi Jinping dan Dampaknya pada Industri Global

Global
2 Polisi Malaysia Tewas Ditembak dan Diserang, Pelaku Disebut Terafiliasi Jemaah Islamiyah

2 Polisi Malaysia Tewas Ditembak dan Diserang, Pelaku Disebut Terafiliasi Jemaah Islamiyah

Global
AS Sebut Dermaga Terapungnya Mulai Dipakai untuk Kirim Bantuan ke Gaza

AS Sebut Dermaga Terapungnya Mulai Dipakai untuk Kirim Bantuan ke Gaza

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com