Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria India Ini Jadi Dokter Terpendek di Dunia

Kompas.com - 16/03/2024, 13:39 WIB
Albertus Adit

Penulis

NEW DELHI, KOMPAS.com - Ganesh Baraiya (23) menjadi dokter terpendek di dunia karena tingginya hanya 3 kaki atau sekitar 91,44 cm.

Dia yang lahir di daerah Talaja Thaluka di Gujarat, India ini mengalami kendala sejak masih kecil.

Awalnya ia terlahir normal, namun pada usia empat tahun, orang tuanya menyadari bahwa kepalanya sudah melebihi ukuran tubuhnya, sehingga mereka membawanya ke dokter.

Baca juga: India Sukses Uji Rudal Balistik Jarak Jauh Buatan dalam Negeri

Mereka mengetahui bahwa anak laki-laki tersebut menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan tidak ada yang dapat dilakukan oleh siapa pun.

Dikutip dari Odditycentral pada Rabu (13/3/2024), ibu Ganesh memasang helm berbentuk bak di kepalanya untuk mencegahnya tumbuh cepat dan memberi kesempatan pada tubuh yang lain untuk mengejar ketertinggalan.

Di sekolah, ia sering diejek karena kepalanya yang besar dan perawakannya yang pendek, namun ia juga memiliki teman-teman yang mendampinginya agar tetap fokus pada studinya.

Suatu hari, ayah Ganesh, Viththal Bhai, yang bekerja sebagai petani dengan penghasilan sekitar 200 Rs sehari, ditawari Rs 100.000 ($1.200 atau Rp 18,7 juta) untuk mengizinkan Ganesh bergabung dengan sirkus sebagai badut.

Pria itu sangat terpukul dengan tawaran itu sehingga dia mulai mengkhawatirkan keselamatan putranya, apalagi jika nanti ia akan diculik.

Maka, dia mulai menemaninya ke sekolah dan mencegah anak itu pergi ke mana pun tanpa pengawasan.

Meski memiliki keterbatasan fisik, Ganesh Baraiya selalu ambisius. Dia tahu ingin menjadi dokter sejak usia sangat muda, dan mengerahkan seluruh energinya untuk studinya, bekerja keras untuk mendapatkan nilai tinggi.

Baca juga: UU Kewarganegaraan India Dinilai Diskriminatif, Perpecahan Mengancam

Ketika saatnya tiba, ia melamar gelar Sarjana Kedokteran dan Sarjana Bedah (MBBS), namun ditolak karena kekerdilannya.

Meskipun hasil tesnya bagus, Dewan Medis India menolak permohonannya karena tinggi badannya (hanya tiga kaki), dan menyatakan bahwa ia tidak akan dapat melakukan tugasnya dalam kasus darurat.

Ganesh sangat terpukul dengan penolakan tersebut, namun dia tidak akan menyerah pada mimpinya. Dengan bantuan kepala sekolahnya, dia mendekati Kolektor Distrik, yang saat itu menjabat Menteri Pendidikan negara bagian, dan bahkan mengetuk pintu Pengadilan Tinggi Gujarat.

Tak satu pun usahanya berhasil, namun ia pantang menyerah. Kasusnya sampai ke Mahkamah Agung India, dan keadilan akhirnya ditegakkan.

Pada tahun 2018, pengadilan tinggi India memberikan Ganesh hak untuk mendaftar di MBBS, dan dia melakukannya pada tahun berikutnya. Pria setinggi tiga kaki ini baru saja menyelesaikan studinya dan bekerja magang di Rumah Sakit Sir-T di Bhavnagar.

Halaman:

Terkini Lainnya

Khotbah Arafah Diterjemahkan ke 20 Bahasa dan Didengar 1 Miliar Orang, Apa Isinya?

Khotbah Arafah Diterjemahkan ke 20 Bahasa dan Didengar 1 Miliar Orang, Apa Isinya?

Global
Usai Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Bermalam di Muzdalifah, Arab Saudi Pastikan Kelancaran

Usai Wukuf di Arafah, Jemaah Haji Bermalam di Muzdalifah, Arab Saudi Pastikan Kelancaran

Global
Israel Akui 8 Lagi Tentaranya Tewas di Gaza

Israel Akui 8 Lagi Tentaranya Tewas di Gaza

Global
Warga Gaza Sambut Idul Adha 2024 dengan Rasa Lapar dan Penderitaan...

Warga Gaza Sambut Idul Adha 2024 dengan Rasa Lapar dan Penderitaan...

Global
[UNIK GLOBAL] Heboh Mantan Karyawan Hapus Server Perusahaan | Hewan Misterius Muncul Saat Pelantikan Pejabat India

[UNIK GLOBAL] Heboh Mantan Karyawan Hapus Server Perusahaan | Hewan Misterius Muncul Saat Pelantikan Pejabat India

Global
Biden dan Trump Sepakati Aturan Debat Pertama Pilpres AS 2024, Termasuk Tak Boleh Bawa Catatan

Biden dan Trump Sepakati Aturan Debat Pertama Pilpres AS 2024, Termasuk Tak Boleh Bawa Catatan

Global
1,5 Juta Jemaah Haji Menuju Padang Arafah untuk Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem

1,5 Juta Jemaah Haji Menuju Padang Arafah untuk Wukuf di Tengah Cuaca Ekstrem

Global
Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia yang Langgar Wilayah Udara

Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia yang Langgar Wilayah Udara

Global
Kamal Ismail, Arsitek yang Tolak Dibayar Usai Perluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Kamal Ismail, Arsitek yang Tolak Dibayar Usai Perluas Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Global
Penampilan Publik Perdana Kate Middleton sejak Didiagnosis Kanker

Penampilan Publik Perdana Kate Middleton sejak Didiagnosis Kanker

Global
Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Pejabat Hamas: Tak Ada yang Tahu Berapa Banyak Sandera Israel yang Masih Hidup

Internasional
Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Tzav 9, Kelompok Warga Israel yang Rutin Blokir, Jarah, dan Bakar Bantuan untuk Gaza

Global
Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Ukraina Serang Perbatasan, 5 Warga Rusia Tewas

Global
Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Korut Bangun Jalan dan Tembok di Zona Demiliterisasi

Global
Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Di Gaza Utara Bawang Sekilo Rp 1,1 Juta, Warga Pilih Makan Roti

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com