Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ukraina Klaim Serangan Balasannya Sangat Berhasil Lawan Rusia

Kompas.com - 05/07/2023, 22:03 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber Al Jazeera

KYIV, KOMPAS.com - Kepala Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Oleksiy Danilov mengeklaim, serangan balasan terhadap pasukan Rusia sangat berhasil dalam beberapa hari terakhir.

Komentar Danilov adalah penilaian positif terbaru Ukraina atas serangan balik yang telah berlangsung sebulan, tetapi Rusia belum mengakui kemajuan tersebut.

Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar juga melaporkan kemajuan di sekitar Kota Bakhmut, Ukraina timur, yang hancur di tengah perlawanan sengit Rusia. Pasukan Rusia merebut kota itu pada Mei 2023 setelah 10 bulan pertempuran.

Baca juga: Zelensky Perintahkan Perketat Pengamanan di Perbatasan Ukraina-Belarus

“Pada tahap pertempuran aktif ini, Pasukan Pertahanan Ukraina memenuhi tugas nomor satu--penghancuran maksimum tenaga manusia, peralatan, depot bahan bakar, kendaraan militer, pos komando, artileri, dan pasukan pertahanan udara tentara Rusia,” tulis Danilov di Twitter.

“Beberapa hari terakhir sangat berhasil,” lanjutnya tanpa memberikan rincian apa pun dari medan perang, dikutip dari Al Jazeera pada Rabu (5/7/2023).

Baca juga:

Ukraina sedang dalam tahap awal perebutan kembali wilayah-wilayah yang diduduki Rusia sejak perang pecah pada Februari 2022.

Pasukan Ukraina bertempur menghadapi ladang ranjau, parit anti-tank, dan rintangan lainnya, begitu pun garis pertahanan berlapis yang dilaporkan hingga kedalaman 20 kilometer di beberapa tempat.

Sementara itu, Rusia mengeklaim memukul mundur serangan di dekat Lyman dan melawan operasi Ukraina di wilayah Zaporizhia.

Baca juga: Ukraina Rebut Kembali 37 Km Persegi Wilayah dari Pasukan Rusia

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Rangkuman Hari Ke-805 Serangan Rusia ke Ukraina: Jika Perancis Kirim Pasukan | Mengenal Chloropicrin

Rangkuman Hari Ke-805 Serangan Rusia ke Ukraina: Jika Perancis Kirim Pasukan | Mengenal Chloropicrin

Global
Serangan Israel Tewaskan Komandan Angkatan Laut Hamas

Serangan Israel Tewaskan Komandan Angkatan Laut Hamas

Global
Hamas Tolak Berkompromi Lebih Banyak dengan Israel Terkait Gencatan Senjata

Hamas Tolak Berkompromi Lebih Banyak dengan Israel Terkait Gencatan Senjata

Global
Israel Serang Rafah: Jalanan Sepi, Warga Ketakutan

Israel Serang Rafah: Jalanan Sepi, Warga Ketakutan

Global
Protes Mahasiswa Pro-Palestina di Amsterdam Dibubarkan Polisi

Protes Mahasiswa Pro-Palestina di Amsterdam Dibubarkan Polisi

Global
Biden Menyesal AS Kirim Senjata ke Israel yang Menewaskan Warga Palestina

Biden Menyesal AS Kirim Senjata ke Israel yang Menewaskan Warga Palestina

Global
AS Tegas Peringatkan Israel, Pasokan Senjata Akan Disetop jika Lanjutkan Serang Rafah

AS Tegas Peringatkan Israel, Pasokan Senjata Akan Disetop jika Lanjutkan Serang Rafah

Global
[POPULER GLOBAL] PRT Dapat Warisan Rp 43,5 Miliar | Israel Serang Rafah

[POPULER GLOBAL] PRT Dapat Warisan Rp 43,5 Miliar | Israel Serang Rafah

Global
Israel Serang Rafah: Hamas Lawan Balik, AS Hentikan Pengiriman Senjata

Israel Serang Rafah: Hamas Lawan Balik, AS Hentikan Pengiriman Senjata

Global
Militer Taiwan Siap Hadapi Apapun Langkah China saat Presiden Lai Mulai Menjabat

Militer Taiwan Siap Hadapi Apapun Langkah China saat Presiden Lai Mulai Menjabat

Global
Ada Air Terjun di Kantor, Ternyata Ini Penyebabnya

Ada Air Terjun di Kantor, Ternyata Ini Penyebabnya

Global
Pria China Bangun dari Koma 10 Tahun Berkat Perawatan Tulus Istrinya

Pria China Bangun dari Koma 10 Tahun Berkat Perawatan Tulus Istrinya

Global
Ukraina Kemungkinan Mati Listrik di Seluruh Negeri Usai Serangan Besar Rusia

Ukraina Kemungkinan Mati Listrik di Seluruh Negeri Usai Serangan Besar Rusia

Global
India Tangkap 4 Orang yang Dituduh Selundupkan Orang untuk Jadi Tentara Rusia di Ukraina

India Tangkap 4 Orang yang Dituduh Selundupkan Orang untuk Jadi Tentara Rusia di Ukraina

Global
Kepala Propaganda yang Melayani Ketiga Pemimpin Korea Utara Meninggal

Kepala Propaganda yang Melayani Ketiga Pemimpin Korea Utara Meninggal

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com