Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manajer Pelaku Penembakan di Walmart Tulis Catatan Kematian Sebelum Beraksi

Kompas.com - 26/11/2022, 17:31 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

CHESAPEAKE, KOMPAS.com - Otoritas Virginia, Amerika Serikat (AS), pada Jumat (25/11/2022) merilis catatan kematian yang dibuat manajer Walmart sebelum melakukan penembakan yang menewaskan enam orang di tokonya.

Andre Bing (31), manajer Walmart di Kota Chesapeake, negara bagian Virginia, bunuh diri setelah penembakan pada Selasa (22/11/2022).

Penembakan di Walmart yang penuh pembeli itu terjadi dua hari sebelum liburan Thanksgiving, dan menjelang penembakan akhir pekan di kelab malam Colorado yang menewaskan lima orang.

Baca juga: Manajer Toko Swalayan Lakukan Penembakan Massal di Walmart Virginia, 7 Orang Tewas

Pihak berwenang di Chesapeake, 240 kilometer tenggara ibu kota AS Washington DC, merilis pesan berjudul "death note" yang mereka katakan ditemukan di ponsel Bing.

"Maaf Tuhan, aku mengecewakanmu, ini bukan salahmu tapi kesalahanku sendiri," tulisnya. "Aku dilecehkan oleh orang idiot dengan kecerdasan rendah dan kurang bijaksana."

"Aku sama bersalahnya dan mengecewakan tim manajemenku dan semua orang yang pernah mencintaiku dengan meyakinkan mereka bahwa aku normal," bunyi catatan itu, dikutip dari kantor berita AFP.

Bing lalu meminta maaf atas tindakannya dengan mengatakan, "Maaf semuanya, tetapi aku tidak merencanakan ini. Aku bersumpah ini terjadi begitu saja seakan-akan dipimpin oleh setan."

"Aku berharap bisa menyelamatkan semua orang dari diriku sendiri. Semoga Tuhan mengampuniku atas apa yang akan kulakukan."

Baca juga:

Otoritas Kota Chesapeake pada Jumat (25/11/2022) juga mengatakan, Bing secara legal membeli pistol 9mm yang digunakan dalam penembakan di hari yang sama dengan serangan itu.

Penembakan di Walmart menewaskan enam orang dan melukai empat korban. Bing memasuki ruang istirahat staf sekitar pukul 22.00 waktu setempat dan melepaskan tembakan, menurut keterangan polisi.

 
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Invasi Rusia ke Ukraina Menimbulkan Emisi Karbon yang Besar

Invasi Rusia ke Ukraina Menimbulkan Emisi Karbon yang Besar

Internasional
Rangkuman Hari Ke-841 Serangan Rusia ke Ukraina: Komitmen Keamanan Biden-Zelensky | Bank Rusia Kehabisan Mata Uang Asing

Rangkuman Hari Ke-841 Serangan Rusia ke Ukraina: Komitmen Keamanan Biden-Zelensky | Bank Rusia Kehabisan Mata Uang Asing

Global
Tank-tank Israel Terus Menembus Rafah, Warga Palestina Tak Henti Melarikan Diri

Tank-tank Israel Terus Menembus Rafah, Warga Palestina Tak Henti Melarikan Diri

Global
Inilah Poin-poin Perdebatan dalam Negosiasi Gencatan Senjata Israel-Hamas

Inilah Poin-poin Perdebatan dalam Negosiasi Gencatan Senjata Israel-Hamas

Internasional
Tentara Israel Lakukan 5.698 Pelanggaran Berat pada Anak-anak

Tentara Israel Lakukan 5.698 Pelanggaran Berat pada Anak-anak

Global
Hezbollah Luncurkan Roket dan Drone Langsung ke Pangkalan Militer Israel

Hezbollah Luncurkan Roket dan Drone Langsung ke Pangkalan Militer Israel

Global
 [POPULER GLOBAL] 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak | Warga Gaza Bandingkan Kondisi dengan Hamas

[POPULER GLOBAL] 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak | Warga Gaza Bandingkan Kondisi dengan Hamas

Global
Isi Bantal Leher dengan Barang demi Hindari Biaya Bagasi, Penumpang Ini Dilarang Terbang

Isi Bantal Leher dengan Barang demi Hindari Biaya Bagasi, Penumpang Ini Dilarang Terbang

Global
Warga Gaza Kritik Pemimpin Hamas, Ingin Perang Segera Usai

Warga Gaza Kritik Pemimpin Hamas, Ingin Perang Segera Usai

Global
Wanita Jepang Siapkan Makan Sebulan untuk Suaminya Sebelum Melahirkan

Wanita Jepang Siapkan Makan Sebulan untuk Suaminya Sebelum Melahirkan

Global
Houthi Gunakan Drone Perahu untuk Serang Kapal Komersial

Houthi Gunakan Drone Perahu untuk Serang Kapal Komersial

Global
Tinggal 20 Persen Pohon Sehat di Jerman, Indonesia Bagaimana?

Tinggal 20 Persen Pohon Sehat di Jerman, Indonesia Bagaimana?

Global
Selesaikan Wajib Militer, Jin BTS Langsung Bawakan Hit KPop 'Dynamite'

Selesaikan Wajib Militer, Jin BTS Langsung Bawakan Hit KPop "Dynamite"

Global
Ada Penyiksa dan Pembunuh di Antara Pasukan Penjaga Perdamaian PBB

Ada Penyiksa dan Pembunuh di Antara Pasukan Penjaga Perdamaian PBB

Global
Di Kafe Ini Dilarang Bawa Ponsel, Hanya Boleh Ngobrol dan Bermain Mainan Papan

Di Kafe Ini Dilarang Bawa Ponsel, Hanya Boleh Ngobrol dan Bermain Mainan Papan

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com