Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/11/2022, 07:02 WIB

CIANJUR, KOMPAS.com - Gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022) dan sejauh ini telah menewaskan 162 orang turut diberitakan media asing.

Ada tiga media asing ternama yang memberitakan bencana alam tersebut, antara lain Associated Press (AP), BBC, dan CNN.

Berikut adalah rangkuman isi pemberitaan media asing terhadap gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 di Jawa Barat.

Baca juga: Media Asing: Tragedi di Stadion Kanjuruhan Salah Satu Bencana Sepak Bola Terburuk di Dunia

1. AP

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Balai Pembibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Kabupaten Cianjur rusak akibat gempa hari ini, Senin (21/11/2022).BNPB Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Balai Pembibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Kabupaten Cianjur rusak akibat gempa hari ini, Senin (21/11/2022).
Memasang judul Indonesian quake kills at least 162 and injures hundreds, AP menggambarkan situasi setelah gempa di Cianjur terjadi.

"Penduduk yang ketakutan melarikan diri ke jalan, beberapa berlumuran darah dan puing-puing."

"Banyak dari korban tewas adalah siswa sekolah yang selesai kelas hari itu, dan sedang mengambil pelajaran tambahan di sekolah Islam ketika sekolah tersebut ambruk," tulis AP mengutip keterangan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Media yang berbasis di New York, Amerika Serikat, itu menambahkan bahwa rumah sakit kewalahan dengan banyaknya korban luka-luka, dan jumlah orang tewas diperkirakan terus meningkat.

2. BBC

 Sebuah toko emas bernama Ibu Kota ambruk usai gempa M 5,6 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).KOMPAS.com/Firman Sebuah toko emas bernama Ibu Kota ambruk usai gempa M 5,6 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).
Media asal Inggris ini menulis judul Indonesia: Java quake kills 162 and injures hundreds. Di paragraf awal disebutkan bahwa kekuatan gempa 5,6 dan pada kedalaman dangkal 10 km, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Puluhan orang dibawa ke rumah sakit, banyak yang dirawat di luar."

"Tim penyelamat bekerja hingga larut malam untuk mencoba menyelamatkan orang-orang yang diduga masih terjebak di bawah bangunan ambruk," urai BBC.

Baca juga:

Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buron Mafia Italia Ditangkap di Perancis, Sempat Menyamar Jadi Pembuat Piza

Buron Mafia Italia Ditangkap di Perancis, Sempat Menyamar Jadi Pembuat Piza

Global
iPhone Generasi Pertama Rilisan 2007 Berpotensi Terjual Rp 744 Juta di Lelang

iPhone Generasi Pertama Rilisan 2007 Berpotensi Terjual Rp 744 Juta di Lelang

Global
Wanita Texas Bunuh Sahabatnya yang Baru Melahirkan Lalu Culik Bayinya

Wanita Texas Bunuh Sahabatnya yang Baru Melahirkan Lalu Culik Bayinya

Global
Presiden Lula Terang-terangan Tuding Bolsonaro Persiapkan Kudeta 8 Januari

Presiden Lula Terang-terangan Tuding Bolsonaro Persiapkan Kudeta 8 Januari

Global
Usai Naik Turun Hubungan Diplomatik, Chad Buka Kedutaan Besar di Israel

Usai Naik Turun Hubungan Diplomatik, Chad Buka Kedutaan Besar di Israel

Global
Ukraina Dapat Tank Barat, Rusia Siap Kerahkan Robot Tempur

Ukraina Dapat Tank Barat, Rusia Siap Kerahkan Robot Tempur

Global
Cara Andrew Tate Dekati Perempuan lewat Media Sosial Diungkap

Cara Andrew Tate Dekati Perempuan lewat Media Sosial Diungkap

Global
Heboh Balon Mata-mata China Terbang di Langit AS, Ini Sejarah Penggunaan dan Kelebihannya

Heboh Balon Mata-mata China Terbang di Langit AS, Ini Sejarah Penggunaan dan Kelebihannya

Global
Polisi AS Tembak Mati Pria Saat Bersihkan Rumah Mendiang Neneknya

Polisi AS Tembak Mati Pria Saat Bersihkan Rumah Mendiang Neneknya

Global
Kawasan Utara Indonesia Berisiko Kian Bergejolak Usai Filipina Perluas Akses Militer AS

Kawasan Utara Indonesia Berisiko Kian Bergejolak Usai Filipina Perluas Akses Militer AS

Global
'Wajah Beruang' Tertangkap Kamera Berada di Mars, Ini Penjelasannya

"Wajah Beruang" Tertangkap Kamera Berada di Mars, Ini Penjelasannya

Global
CIA: Ambisi Xi Jinping terhadap Taiwan Tak Boleh Diremehkan, Siap Luncurkan Invasi pada 2027

CIA: Ambisi Xi Jinping terhadap Taiwan Tak Boleh Diremehkan, Siap Luncurkan Invasi pada 2027

Global
Rangkuman Hari Ke-344 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Ingatkan Keanggotaan UE, Putin Akui Terancam Tank Jerman

Rangkuman Hari Ke-344 Serangan Rusia ke Ukraina: Zelensky Ingatkan Keanggotaan UE, Putin Akui Terancam Tank Jerman

Global
Balon Mata-mata China Terlacak Terbang di Langit AS, Pentagon Pertimbangkan Tembak

Balon Mata-mata China Terlacak Terbang di Langit AS, Pentagon Pertimbangkan Tembak

Global
Terungkap, Pengebom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Kenakan Seragam Polisi

Terungkap, Pengebom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Kenakan Seragam Polisi

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+