Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bocoran Email Intelijen Rusia Sebut Putin Sakit Parkinson dan Kanker Pankreas

Kompas.com - 03/11/2022, 20:31 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

MOSKWA, KOMPAS.com – Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan menderita penyakit Parkinson dan kanker pankreas oleh media Inggris, The Sun.

The Sun menyebut Putin mengidap Parkinson dan kanker pankreas berdasarkan bocoran email dari seorang sumber intelijen Rusia.

Rumor kesehatan Putin sendiri telah lama diselimuti desas-desus selama beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Kekuasan Putin Melemah Akibat Perang Ukraina, Akankah Segera Jatuh?

Apalagi, Putin beberapa kali terlihat berkedut dan tidak stabil ketika tampil di depan publik.

Di kalangan oposisi, muncul rumor yang menyebutkan bahwa Putin, yang kini berusia 70 tahun, terus-menerus diikuti dan dipantau oleh tim dokter.

Mengutip email dari sumber intelijen Rusia, The Sun mewartakan pada Selasa (1/11/2022) bahwa Putin menderita Parkinson tahap awal dan kanker pankreas.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa dia didiagnosis penyakit Parkinson tahap awal, tetapi itu sudah berkembang,” tulis email tersebut dikutip The Sun.

“Fakta ini akan disangkal dengan segala cara dan disembunyikan. Putin secara rutin dimasuki semua jenis steroid berat dan suntikan penghilang rasa sakit untuk menghentikan penyebaran kanker pankreas yang baru-baru ini didiagnosis,” sambungnya.

Baca juga: Putin Bahas KTT G20 dengan Jokowi Lewat Telepon

Dalam email-nya, sumber tersebut mengeklaim bahwa kanker pankreas yang diidap Putin telah menyebar ke bagian lain dari tubuhnya.

Saluran Telegram General SVR telah lama melaporkan kesehatan Putin yang memburuk dan mendukung klaim bahwa sang Presiden Rusia didiagnosis menderita kanker dan Parkinson.

Pekan lalu, General SVR melaporkan kerabat Putin mengkhawatirkan kondisinya yang batuk, mual terus-menerus, dan kurang nafsu makan setelah menjalani pemeriksaan medis yang dirahasiakan.

General SVR menambahkan, lingkaran dalam Putin khawatir bahwa batuk tipis dan terus menerus akan dianggap oleh elite Rusia sebagai tanda kesehatan sang presiden yang memburuk dengan cepat.

Baca juga: Saat Putin Mediasi Konflik Nagorno-Karabakh, Undang PM Armenia dan Presiden Azerbaijan...

Kesehatan Putin juga mendapat sorotan pada Oktober setelah sebuah laporan mengeklaim pemimpin Rusia itu mengeluh sakit sebelum rapat ruang perang yang kritis.

Pada Mei, muncul foto Putin yang menggigil dengan selimut tebal menutupi kakinya di Parade Hari Kemenangan Rusia.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sebelumnya menepis rumor yang menyebutkan bahwa Putin sakit, sebagaimana dilansir Sky News.

“Saya tidak berpikir bahwa orang waras dapat melihat tanda-tanda penyakit atau kesehatan yang buruk,” kata Lavorv pada Mei soal rumor kesehatan Putin beredar.

Baca juga: Ukraina Desak Undangan KTT G20 Putin Dicabut, Minta Rusia Juga Dikeluarkan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com