Presiden Brasil Masuk Rumah Sakit Lagi, Kemungkin Perlu Menjalani Operasi

Kompas.com - 04/01/2022, 20:31 WIB

SAO PAULO, KOMPAS.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro dirawat di rumah sakit pada Senin (3/1/2022) karena penyumbatan usus, dan mungkin perlu menjalani operasi akibat komplikasi terbaru dari penusukan 2018.

Bolsonaro mengatakan dia mulai merasa tidak enak badan pada Minggu (2/1/2022) sore setelah makan siang, dan dokter telah memasukkan selang nasogastrik.

Baca juga: Ribuan Warga Brasil Tumpah di Jalan, Tuntut Pemakzulan Presiden Jair Bolsonaro

"Tes lebih lanjut akan dilakukan untuk operasi potensial pada obstruksi internal di daerah perut," tulis Bolsonaro di Twitter, bersama dengan foto dirinya mengacungkan jempol di ranjang rumah sakit.

Bolsonaro mengatakan itu adalah rawat inap kedua "dengan gejala yang sama", sejak dia ditikam selama acara kampanye September 2018 dan menjalani serangkaian tindakan operasi darurat.

Rumah sakit Vila Nova Star mengonfirmasi dalam catatan medis bahwa Bolsonaro telah dirawat di rumah sakit pada dini hari Senin (3/1/2022) dengan penyumbatan usus.

"Dia dalam kondisi stabil, menjalani perawatan dan akan dievaluasi kembali pagi ini oleh tim Dokter Antonio Luiz de Vasconcellos Macedo. Saat ini, tidak ada perkiraan (kapan) dia akan dipulangkan," katanya melansir Reuters.

Baca juga: Presiden Brasil Jair Bolsonaro: Saya Akan Dibunuh, Ditangkap, atau Terpilih Kembali

Sebelumnya, Jaringan TV Globo menunjukkan gambar Bolsonaro, yang sedang berlibur di negara bagian selatan Santa Catarina.

Dia terlihat berjalan menuruni tangga pesawat kepresidenan setelah mendarat di Sao Paulo sekitar pukul 1:30 pagi waktu setempat (0430 GMT).

Pada Juli 2021, Jair Bolsonaro dibawa ke rumah sakit Vila Nova Star di Sao Paulo karena penyumbatan usus setelah menderita cegukan kronis.

Presiden sayap kanan Brasil ini telah berkuasa sejak 2019, dan berencana untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden dalam pemungutan suara yang dijadwalkan Oktober tahun ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Ini Isi Hutan Purba yang Ditemukan di Dasar Lubang Raksasa China

Global
“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

“Polos”, Kim Jong Un Kubur Mentornya di Tengah Krisis Covid-19 Korea Utara

Global
China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

China Tanggapi Janji AS Lindungi Taiwan jika Diserang

Global
Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Sri Lanka Masih Tanpa Menteri Keuangan, 4 Kandidat Menolak Ditunjuk

Global
Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Tentara Rusia Divonis Penjara Seumur Hidup dalam Pengadilan Kejahatan Perang di Ukraina

Global
Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Panen Kritik Setelah Ditunjuk Jadi Dubes Malaysia untuk Indonesia, Tajuddin Abdul Buka Suara

Global
Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Ukraina Terkini: Rusia Serbu Kota Sievierodonetsk, tetapi Gagal dan Mundur

Global
Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Masih Dicengkeram Covid-19, Beijing Desak Jutaan Warganya Tetap WFH

Global
Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Kenapa Isu Iklim Bisa Jadi Masalah Utama yang Pengaruhi Suara Pemilih di Pemilu Australia?

Global
Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Biden: 13 Negara Gabung Aliansi Dagang IPEF di Asia-Pasifik untuk Saingi China

Global
Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Mendagri Singapura Klaim UAS Telah Meradikalisasi Warga Singapura

Global
Sri Lanka Kekurangan Obat-obatan, Dokter: Hukuman Mati untuk Rakyat

Sri Lanka Kekurangan Obat-obatan, Dokter: Hukuman Mati untuk Rakyat

Global
Alihkan Tabungan ke Kripto karena Takut Dampak Invasi, Pria Ini Malah Kehilangan Seluruh Uangnya

Alihkan Tabungan ke Kripto karena Takut Dampak Invasi, Pria Ini Malah Kehilangan Seluruh Uangnya

Global
Di Tokyo, Joe Biden Berkata Siap Bela Taiwan jika Diserang China

Di Tokyo, Joe Biden Berkata Siap Bela Taiwan jika Diserang China

Global
Kisruh Soal Aturan bagi Yahudi di Kompleks Al-Aqsa Ancam Status Quo Israel-Palestina

Kisruh Soal Aturan bagi Yahudi di Kompleks Al-Aqsa Ancam Status Quo Israel-Palestina

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.