Pasutri di Johor Malaysia Positif Covid-19 Omicron Usai Pulang Umrah

Kompas.com - 28/12/2021, 09:15 WIB
Seorang penumpang (kiri) memakai pakaian APD saat mengantre untuk check-in penerbangan di Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Sepang, Malaysia, 29 November 2021. AFP/MOHD RASFANSeorang penumpang (kiri) memakai pakaian APD saat mengantre untuk check-in penerbangan di Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Sepang, Malaysia, 29 November 2021.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Sepasang suami istri di Johor, Malaysia, yang baru pulang dari ibadah umrah di Arab Saudi dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron, kata pemerintah negara bagian itu, Minggu (26/12/2021).

Pasutri tersebut berangkat dari Malaysia ke Arab Saudi pada 4 Desember dan kembali tanggal 16 Desember melalui Bandara Internasional Kuala Lumpur, kata ketua Komite Kesehatan dan Lingkungan Johor R Vidyananthan.

“Mereka melakukan tes (polymerase chain reaction/PCR) di aula kedatangan dan hasilnya pada 18 Desember menunjukkan mereka positif Covid-19,” kata Vidyanathan dikutip dari Channel News Asia.

Baca juga: Banjir Malaysia Terparah, Warga Marah Pemerintah Lambat Bantu Korban

"Hasil PCR pasutri itu juga dikirim ke Institute of Medical Research di mana proses sekuensing genom mengonfirmasi bahwa itu varian Omicron."

Dia menambahkan, pasutri itu saat ini diisolasi di rumah. Kontak dekat mereka juga telah diidentifikasi dan diinstruksikan untuk isoman di rumah dan memantau kesehatan mereka.

Dalam keterangannya, Vidyanathan juga mengingatkan para warga Johor yang baru pulang dari luar negeri untuk mematuhi protokol kesehatan karantina yang telah ditetapkan.

"Mohon tetap di kamar masing-masing dan jangan bertemu dengan teman serumah atau orang lain," katanya.

"Tidak melakukannya dapat menyebabkan penyebaran Covid-19, termasuk varian Omicron, di antara keluarga dan masyarakat kita."

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin pada Sabtu (25/12/2021) mengatakan, Malaysia melaporkan 49 kasus baru Covid-19 varian Omicron.

Dia menambahkan, 30 dari 49 kasus tersebut berasal dari orang-orang yang kembali dari Arab Saudi setelah melakukan umrah.

Khairy juga mengonfirmasi bahwa Malaysia melaporkan total 62 kasus Covid-19 Omicron, dengan 61 kasus impor dan satu kasus diduga sebagai transmisi lokal.

Baca juga: Kasus Omicron di Malaysia Berlipat Ganda, Bertambah 11 Orang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga UEA Kali Pertama Kerja Hari Jumat: Rasanya Aneh, Panjang, dan Sulit

Cerita Warga UEA Kali Pertama Kerja Hari Jumat: Rasanya Aneh, Panjang, dan Sulit

Global
Lagi, Dokter AS Sukses Cangkok Ginjal Babi ke Manusia

Lagi, Dokter AS Sukses Cangkok Ginjal Babi ke Manusia

Global
Jam Kiamat Tak Bergerak 3 Tahun, Bumi Tetap 100 Detik Menuju Kehancuran

Jam Kiamat Tak Bergerak 3 Tahun, Bumi Tetap 100 Detik Menuju Kehancuran

Global
Rekaman Rahasia Ungkap Kepanikan Diktator Tunisia Sebelum Ditumbangkan Arab Spring

Rekaman Rahasia Ungkap Kepanikan Diktator Tunisia Sebelum Ditumbangkan Arab Spring

Global
FOTO: Tumpahan Minyak Mengerikan yang Mencemari Puluhan Pantai di Peru

FOTO: Tumpahan Minyak Mengerikan yang Mencemari Puluhan Pantai di Peru

Global
Peru Tetapkan Status Darurat Lingkungan Atas Tumpahan Minyak Akibat Erupsi di Tonga

Peru Tetapkan Status Darurat Lingkungan Atas Tumpahan Minyak Akibat Erupsi di Tonga

Global
Bertubi-tubi Diterpa Skandal Pesta Miras, PM Inggris Boris Johnson di Ujung Tanduk

Bertubi-tubi Diterpa Skandal Pesta Miras, PM Inggris Boris Johnson di Ujung Tanduk

Global
Omicron Mengganas, Kasus Harian Covid-19 Singapura Kembali Tembus Angka Seribuan

Omicron Mengganas, Kasus Harian Covid-19 Singapura Kembali Tembus Angka Seribuan

Global
Terjebak di Rumah Saat Lockdown, Muda-mudi China Ini Jatuh Cinta lalu Bertunangan

Terjebak di Rumah Saat Lockdown, Muda-mudi China Ini Jatuh Cinta lalu Bertunangan

Global
Ukraina Sebut Agresi Rusia Nyata, Berharap Utamakan Diplomasi Damai

Ukraina Sebut Agresi Rusia Nyata, Berharap Utamakan Diplomasi Damai

Global
Jelang Pilpres Italia 24 Januari, Bisakah Silvio Berlusconi Jadi Presiden?

Jelang Pilpres Italia 24 Januari, Bisakah Silvio Berlusconi Jadi Presiden?

Global
ISIS Serang Barak Pasukan Irak, 11 Tentara Tewas

ISIS Serang Barak Pasukan Irak, 11 Tentara Tewas

Global
Pria Palestina Selundupkan Spermanya ke Luar Penjara Israel, Punya 4 Anak

Pria Palestina Selundupkan Spermanya ke Luar Penjara Israel, Punya 4 Anak

Global
Ketegangan di Ukraina Sangat Panas, AS-Rusia Gelar Rapat Darurat

Ketegangan di Ukraina Sangat Panas, AS-Rusia Gelar Rapat Darurat

Global
AS Dinilai Bergerak Terlalu Lambat dalam Mendorong Perdamaian Palestina-Israel

AS Dinilai Bergerak Terlalu Lambat dalam Mendorong Perdamaian Palestina-Israel

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.