TNI AL Bantah Peras Kapal Asing Rp 4,2 Miliar untuk Dibebaskan

Kompas.com - 22/11/2021, 19:00 WIB
Kapal tanker MT Strovolos berbendera Bahama di perairan Kepulauan Riau, Indonesia, 25 Agustus 2021. TNI AL/AP via VOA INDONESIAKapal tanker MT Strovolos berbendera Bahama di perairan Kepulauan Riau, Indonesia, 25 Agustus 2021.

Penulis: Fathiyah Wardah/VOA Indonesia

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 30 kapal termasuk kapal tanker, pengangkut curah dan lapisan pipa telah ditahan oleh TNI Angkatan Laut Indonesia dalam tiga bulan terakhir karena dinilai berlabuh secara illegal di perairan Indonesia dekat Singapura.

Mengutip pernyataan dua pemilik kapal dan dua sumber-sumber keamanan di dunia maritim, kantor berita Reuters melaporkan sebagian kapal tersebut telah dibebaskan setelah melakukan pembayaran antara 250.000 hingga 300.000 dollar Amerika atau sekitar Rp 3,5 miliar hingga Rp 4,2 milliar.

Laporan Reuters yang mengutip puluhan sumber mengatakan pembayaran dilakukan secara tunai kepada perwira TNI AL atau melalui transfer bank ke perantara-perantara yang mengatakan bahwa mereka mewakili TNI AL Indonesia.

Baca juga: Panglima TNI Hadi Tjahjanto Dapat Penghargaan Tinggi dari Australia

Reuters belum dapat mengonfirmasi secara independen tentang klaim pembayaran kepada perwira TNI AL itu, atau memastikan siapa yang akhirnya menerima pembayaran tersebut. Namun menggarisbawahi laporan tentang pembayaran dan penahanan kapten dan anak buah kapal ABK itu pertama kali dilaporkan situs Llyod's List Intelligence.

Melakukan pembayaran ini dinilai lebih murah dibanding potensi kehilangan pendapatan dari kargo sangat berharga yang dibawa kapal, seperti minyak atau palawija, jika kapten dan ABK ditahan selama berbulan-bulan ketika kasus pelanggaran itu disidangkan di pengadilan.

KSAL: “Buktikan!” jika ada pemerasan

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono membantah adanya perwira TNI AL yang menerima pembayaran hingga 300.000 dollar atau sekitar Rp 4,2 miliar untuk membebaskan kapal-kapal yang ditahan di perairan Indonesia, dekat Singapura.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.TWITTER @_TNIAL_ via VOA INDONESIA Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.
Berbicara dalam upacara hari ulang tahun (HUT) ke-76 Korps Marinir TNI AL di Cilandak, Jakarta, hari Senin (15/11/2021), Yudo Margono menantang pembuktian atas tuduhan itu. “Kalau ada isu-isu seperti itu, ya silahkan, buktikan! Siapa yang kasih itu. Jadi jangan hanya menyampaikan isu yang tidak jelas,” ujarnya.

Lebih jauh Yudo Margono mempertanyakan kemunculan berita-berita miring terhadap penegakan hukum di perairan Indonesia.

"Ini saya kira kasus yang sering diisukan seperti itu dan ini adalah wujud penegakan kedaulatan, penegakan hukum di wilayah perairan kita. Selalu setiap kita melaksanakan penegakan hukum secara ketat, dari luar selalu memberikan isu-isu yang negatif."

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

22 Januari 1981: Sampul Rolling Stone Tampilkan Potret Terakhir John Lennon dan Yoko Ono

22 Januari 1981: Sampul Rolling Stone Tampilkan Potret Terakhir John Lennon dan Yoko Ono

Global
Kawah Patomskiy yang Misterius, Picu Teori Konspirasi Nuklir dan UFO

Kawah Patomskiy yang Misterius, Picu Teori Konspirasi Nuklir dan UFO

Global
Misteri Hilangnya YouTuber Penjelajah Kenny Veach yang Sukar Dijelaskan

Misteri Hilangnya YouTuber Penjelajah Kenny Veach yang Sukar Dijelaskan

Global
Teka-teki Kematian Selebgram Gabby Petito Terjawab, FBI Ungkap Pembunuhnya

Teka-teki Kematian Selebgram Gabby Petito Terjawab, FBI Ungkap Pembunuhnya

Global
Perempuan Tertua di AS Meninggal Dunia, Kisah Panjang Umurnya Terus Menginspirasi

Perempuan Tertua di AS Meninggal Dunia, Kisah Panjang Umurnya Terus Menginspirasi

Global
Di Singapura, Anak-anak Kini Dominasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit

Di Singapura, Anak-anak Kini Dominasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit

Global
Wali Kota New York City Terima Gaji Pertama dalam Bentuk Bitcoin

Wali Kota New York City Terima Gaji Pertama dalam Bentuk Bitcoin

Global
Balas Tindakan China, AS Tangguhkan 44 Penerbangan dari 4 Maskapai China

Balas Tindakan China, AS Tangguhkan 44 Penerbangan dari 4 Maskapai China

Global
Dubes RI di Kuala Lumpur Persilakan Rohana Pilih Jadi WNI atau Warga Malaysia

Dubes RI di Kuala Lumpur Persilakan Rohana Pilih Jadi WNI atau Warga Malaysia

Global
Tom Hanks Narasikan Pencapaian Joe Biden dalam Iklan Terbaru

Tom Hanks Narasikan Pencapaian Joe Biden dalam Iklan Terbaru

Global
PBB Mengutuk Serangan Udara di Pusat Penahanan Yaman, Arab Saudi Bantah Terlibat

PBB Mengutuk Serangan Udara di Pusat Penahanan Yaman, Arab Saudi Bantah Terlibat

Global
Sebagian Besar Anak di Singapura Ditemukan Terlalu Lama Menatap Gadget, Ini Durasi yang Dianjurkan

Sebagian Besar Anak di Singapura Ditemukan Terlalu Lama Menatap Gadget, Ini Durasi yang Dianjurkan

Global
Reporter TV Ditabrak Mobil saat Siaran Langsung, tapi Terus Meliput

Reporter TV Ditabrak Mobil saat Siaran Langsung, tapi Terus Meliput

Global
Baru Berusia 19 Tahun, Gadis Ini Jadi Pilot Termuda yang Kelilingi Dunia

Baru Berusia 19 Tahun, Gadis Ini Jadi Pilot Termuda yang Kelilingi Dunia

Global
Dialog AS-Rusia soal Ukraina Kembali Buntu, tapi Sepakat Redakan Ketegangan

Dialog AS-Rusia soal Ukraina Kembali Buntu, tapi Sepakat Redakan Ketegangan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.