Kompas.com - 23/10/2021, 17:05 WIB
Kapal fregat Admiral Gorshkov (dua dari kiri) bersama kapal perang Rusia lainnya ketika berlayar dekat Pangkalan Kronshtadt di luar Saint Petersburg pada 20 Juli 2018. AFP/OLGA MALTSEVAKapal fregat Admiral Gorshkov (dua dari kiri) bersama kapal perang Rusia lainnya ketika berlayar dekat Pangkalan Kronshtadt di luar Saint Petersburg pada 20 Juli 2018.

MOSKWA, KOMPAS.com – Untuk kali pertama, kapal perang Rusia dan China menggelar patroli bersama di bagian selatan Samudra Pasifik mulai 17 hingga 23 Oktober.

Patroli bersama antara kedua negara tersebut disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada Sabtu (23/10/2021).

Sebelumnya, Moskwa dan Beijing juga menggelar latihan angkatan laut bersama di Laut Timur pada awal Oktober.

Baca juga: Puluhan Kapal Hantu Jepang yang Tenggelam dalam Perang Dunia II Terangkat ke Permukaan

Reuters melaporkan, kedua negara mengembangkan hubungan militer dan diplomatik yang makin erat dalam beberapa tahun terakhir.

Eratnya hubungan antara “Negeri Beruang Putih” dan “Negeri Panda” terjadi ketika hubungan keduanya dengan Barat memburuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terbaru, kedua negara mengadakan patroli bersama di bagian selatan Samudra Pasifik sebagaimana dilaporkan Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca juga: Kapal Selam India Dideteksi Masuk Wilayah Perairan Pakistan

“Kapal-kapal itu melewati Selat Tsugaru untuk pertama kalinya sebagai bagian dari patroli,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Selat Tsugaru merupakan selat yang memisahkan pulau utama Jepang dengan Pulau Hokkaido sebagaimana dilansir Reuters.

Kementerian Pertahanan Rusia tersebut menyebutkan, Selat Tsugaru dianggap sebagai perairan internasional.

Baca juga: Indonesia dan Malaysia Mengaku Khawatir Soal Rencana Kapal Selam Nuklir Australia

"Tugas patroli itu adalah mengibarkan bendera negara Rusia dan China, menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik, dan menjaga subjek kegiatan ekonomi maritim kedua negara," tambah kementerian itu.

Manuver kapal-kapal Rusia dan China tersebut diawasi ketat oleh Jepang.

Awal pekan ini, Tokyo melaporkan bahwa sekitar 10 kapal dari China dan Rusia berlayar melalui Selat Tsugaru.

Baca juga: AS dan Kanada Rupanya Kirim Kapal Perang Berlayar ke Selat Taiwan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.