KABAR DUNIA SEPEKAN: AS Terancam Gagal Bayar Utang Rp 400.000 Triliun | Taliban Gantung Mayat di Kota Herat

Kompas.com - 27/09/2021, 05:04 WIB
Orang-orang berkumpul di alun-alun kota Herat di barat Afghansitan, di mana Taliban menggantung mayat terduga penculik menggunakan crane pada Sabtu, 25 September 2021. Taliban mengumumkan jasad itu digantung sebagai peringatan jika ada yang hendak berbuat jahat. AP PHOTO/-Orang-orang berkumpul di alun-alun kota Herat di barat Afghansitan, di mana Taliban menggantung mayat terduga penculik menggunakan crane pada Sabtu, 25 September 2021. Taliban mengumumkan jasad itu digantung sebagai peringatan jika ada yang hendak berbuat jahat.

KOMPAS.com - Selama sepekan terakhir, kabar dari kancah internasional dihiasi oleh berbagai berita yang beragam.

Amerika Serikat (AS) terlilit utang lebih dari 28 trililun dollar AS atau melampaui Rp 400.000 triliun dan terancam tak bisa membayarnya pada Oktober.

Di Afghanistan, Taliban menggantung mayat terduga penculik di kota Herat, sebagai bentuk peringatan kepada publik.

Berikut kami rangkumkan berita internasional terpopuler selama sepekan mulai Senin (20/9/2021) hingga Minggu (26/9/2021).

Baca juga: KABAR DUNIA SEPEKAN: Di Ethiopia Masih Tahun 2014 | Sebulan Taliban Kuasai Afghanistan

1. AS Terancam Tak Bisa Bayar Utang Rp 400.000 Triliun, Bahaya Besar Mengintai

AS terlilit utang lebih dari 28 trililun dollar AS atau melampaui Rp 400.000 triliun dan terancam tak bisa membayarnya pada Oktober.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika benar-benar tak bisa membayar utang, bahaya besar telah mengintai “Negeri Paman Sam”. Padahal perekonomian AS sedang berupaya pulih dari Covid-19.

Perusahaan jasa keuangan Moody's Analytics memperingatkan bahwa jika AS gagal membayar utang, negara tersebut terancam jatuh ke jurang resesi.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: AS Terancam Tak Bisa Bayar Utang Rp 400.000 Triliun, Bahaya Besar Mengintai

2. Nur Sajat, Transgender Pengusaha Top Malaysia Ditangkap di Thailand

Seorang transgender pengusaha top Malaysia yang menjadi buron di negaranya karena dianggap menghina agama, ditangkap di Thailand.

Penangkapannya diumumkan polisi Malaysia pada Senin (20/9/2021) dan upaya ekstradisi sedang dilakukan.

Pengusaha itu bernama Nur Sajat. Dia menjalankan bisnis kosmetik dan pada sebuah acara keagamaan tahun 2018 mengenakan pakaian perempuan.

Anda bisa membaca berita ini selengkapnya di sini.

Baca juga: Nur Sajat, Transgender Pengusaha Top Malaysia Ditangkap di Thailand

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.